24, 2026 ID
Bola

Bukan Soal Terkenal, Elkan Baggott Bangga Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott kembali menegaskan bahwa membela Timnas Indonesia bukan sekadar soal popularitas. Bagi bek berdarah Medan itu, mengenakan jersey Garuda adalah bentuk kebanggaan yang tidak bisa ditukar dengan ketenaran di panggung sepak bola E

Bukan Soal Terkenal, Elkan Baggott Bangga Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott kembali menegaskan bahwa membela Timnas Indonesia bukan sekadar soal popularitas. Bagi bek berdarah Medan itu, mengenakan jersey Garuda adalah bentuk kebanggaan yang tidak bisa ditukar dengan ketenaran di panggung sepak bola Eropa. Baginya, nama besar justru datang belakangan, dan bukan itu tujuan utamanya.

Pemain kelahiran Bangkok, 23 November 2002, ini memang tumbuh besar di Inggris dan menempuh pendidikan sepak bola di akademi Ipswich Town. Namun, pilihan hatinya sejak awal jatuh pada Indonesia, tanah kelahiran sang ibu. Sejak debut seniornya pada November 2021, Baggott telah menjadi bagian penting lini belakang Garuda di berbagai ajang, termasuk Piala AFF 2022 dan Piala Asia 2023.

Karier di Inggris dan Loyalitas pada Garuda

Sepanjang kariernya di Inggris, Baggott sempat menjalani masa peminjaman di sejumlah klub seperti King's Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, hingga Bristol Rovers. Pengalaman itu ia bawa pulang untuk memperkuat Timnas Indonesia, bukan sekadar mencari panggung agar namanya makin dikenal di kampung halamannya sendiri.

Dari perspektif bola, kehadiran Baggott memberi dimensi berbeda bagi pertahanan Indonesia. Postur tinggi dan duel udara yang kuat membuatnya menjadi opsi andal di lini belakang, terutama saat menghadapi lawan yang mengandalkan bola-bola panjang. Persaingan sehat dengan bek tengah lain di skuad Garuda justru dinilai membuat performanya semakin terasah. Jam terbangnya di kompetisi Inggris juga memberinya ketenangan dalam menguasai bola dan membangun serangan dari belakang, kualitas yang makin dibutuhkan skuad Garuda di era sepak bola modern.

Baggott dikenal sebagai pemain yang rendah hati. Ia tidak pernah menuntut perlakuan istimewa, baik di klub maupun tim nasional. Sikap profesionalnya di lapangan kerap dipuji pelatih dan rekan setim, baik di level senior maupun kelompok umur.

Keputusan Baggott memilih Indonesia sempat menjadi sorotan, terlebih karena ia juga berpeluang meniti karier bersama tim muda Inggris. Namun, ia berulang kali menegaskan bahwa panggilan darah ibunya lebih kuat. Baginya, bermain di depan suporter Garuda di stadion yang penuh, merasakan getar dukungan dari Sabang sampai Merauke, adalah momen yang tidak tergantikan dan jauh lebih berharga daripada sekadar terkenal.

Kini, dengan kariernya yang terus berjalan di Inggris, Baggott berharap bisa terus berkontribusi bagi Indonesia. Ia ingin membuktikan bahwa pemain keturunan bisa membawa dampak nyata, bukan hanya sekadar nama besar di daftar skuad. Kebanggaan membela Timnas Indonesia, katanya, adalah motivasi terbesar yang tidak akan pernah pudar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag