17, 2026
Nasional

BRI Super League: Pelatih Persik Klaim Kemenangan Dewa United Dibantu Embusan Angin

Reza Setiawan
Reza Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

BRI Super League: Pelatih Persik Klaim Kemenangan Dewa United Dibantu Embusan Angin

Pejabat tinggi Persik Kediri, pelatih tim asal Spanyol Juan Manuel Lillo, mengungkapkan kekecewaannya menyusul kekalahan timnya 1-2 dari Dewa United dalam lanjutan BRI Super League. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Lillo menyatakan bahwa embusan angin yang tidak menentu di Stadion Brawijaya, Kediri, turut memengaruhi jalannya pertandingan dan memberikan keuntungan bagi lawannya.

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (25/11/2023) sore tadi, Persik Kediri tampil dominasi sepanjang babak pertama. Tim berjuluk Macan Putih itu menciptakan beberapa peluang berbahaya namun sayangnya tidak mampu diubah menjadi gol. Kondisi berbalik drastis di babak kedua ketika Dewa United berhasil membalikkan keadaan melalui gol yang dicetak oleh pemain sayapnya, Andik Rendika Pratama, pada menit ke-52.

"Saya rada kecewa karena kami tampil sangat baik di babak pertama. Kontrol bola dan peluang yang diciptakan jauh lebih banyak dari lawan. Namun, di babak kedua ada sesuatu yang berubah," ujar Lillo yang menggunakan bahasa Indonesia dengan aksen yang masih kental.

Angin Sebagai Faktor Penentu

Menurut Lillo, embusan angin yang semakin kencang di babak kedua menjadi faktor penentu dalam permainan. Angin yang bertiup dari arah barat ke timur tersebut, menurutnya, memberikan keuntungan bagi Dewa United yang sering menyerang dari sayap kanan.

"Kalian lihat sendiri, arah angin sangat tidak menguntungkan bagi kami di babak kedua. Bola sering melambat saat kami menyerang, namun menjadi cepat saat lawan menyerang. Ini memberikan mereka keunggulan yang tidak adil," papar Lillo sambil menunjuk ke arah lapangan.

Dewa United menggandakan keunggulannya di menit ke-78 melalui gol tandang yang dicetak oleh pemain anyar mereka, Evan Dimas Darmono. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi tim asal Sleman tersebut meski Persik sempat memperkeat jarak lewat gol penyerang asal Brasil, Rafael Silva, di menit ke-85.

Reaksi dari Pihak Dewa United

Sementara itu, pelatih Dewa United, Aji Santoso, menanggapi pernyataan rekan seprofesinya tersebut dengan santai. Iya mengakui kondisi angin yang tidak menentu namun menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan kekalahan.

"Memang benar ada angin, tapi ini bukan alasan. Kalau begitu, kami juga bisa bilang angin membantu kami di babak pertama. Itu bagian dari sepak bola, semua tim harus menghadapinya," ujar Aji Santoso yang dulu dikenal sebagai gelandang timnas Indonesia.

Aji menambahkan bahwa timnya telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi kondisi lapangan yang dianggapnya tidak ideal. "Kami sudah tahu sebelumnya kondisi lapangannya begini. Jadi kami mempersiapkan taktik yang fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan kondisi sebenarnya," tutupnya.

Komentar dari Komisi Disiplin PSSI

Pernyataan Lillo ini tentunya menarik perhatian pihak bersepak bola Indonesia. Komisi Disiplin PSSI belum memberikan komentar resmi mengenai hal tersebut, namun beberapa pihak khawatir pernyataan tersebut dapat menimbulkan polemik yang tidak diinginkan.

Seorang sumber di internal PSSI yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pihaknya akan memantau perkembangan terkait pernyataan pelatih asing tersebut. "Kami akan lihat dulu apakah ada laporan resmi dari manajemen Persik atau tidak. Jadi ada keluhan resmi, maka kami akan proses sesuai aturan yang berlaku," ujar sumber tersebut.

Sementara itu, manajer Persik Kediri, Rudi Irawan, mencoba menenangkan situasi. Ia mengakui bahwa kekalahan tersebut adalah bagian dari permainan dan timnya akan fokus untuk mempersiapkan laga selanjutnya.

"Ini adalah olahraga, menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah kita bisa belajar dari kekalahan ini dan memperbaiki di pertandingan mendatang," ujar Rudi singkat usai konferensi pers.

Hasil ini membuat posisi Persik Kediri di klasemen sementara BRI Super League menjadi tidak stabil. Mereka kini berada di posisi ke-11 dengan 24 poin dari 21 pertandingan. Sementara itu, Dewa United naik ke posisi ke-8 dengan mengoleksi 26 poin.

Pertandingan selanjutnya, Persik Kediri akan tandang ke markas Persib Bandung pada pekan depan, sementara Dewa United akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Reza Setiawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter