17, 2026
Ekonomi

Bamsoet Dorong Kerja Sama RI-Jiangxi Naik dari Dagang ke Industrialisasi

Anggota DPR Bamsoet dorong kerja sama ekonomi Indonesia-Jiangxi, Tiongkok, beralih dari bisnis ke investasi dan produksi bersama untuk manfaat jangka panjang.]]>

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bamsoet Dorong Kerja Sama RI-Jiangxi Naik dari Dagang ke Industrialisasi

Bamsoet Dorong Kerja Sama RI-Jiangxi Naik dari Dagang ke Industrialisasi

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri pertemuan bilateral dengan Gubernur Provinsi Jiangxi, China, Rao Shengzhi, dalam rangka memperkuat kerja sama antara Indonesia dengan daerah tersebut. Dalam kesempatan itu, Bamsoet menekankan perlunya mengangkat tingkat kerja sama dari perdagangan semata ke industrialisasi yang lebih komprehensif.

Dalam sambutannya, Bamsoet menyoroti potensi besar yang dimiliki kedua belah pihak untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor. "Kita melihat ada potensi besar untuk mengembangkan kerja sama yang lebih komprehensif antara Indonesia dengan Jiangxi, bukan hanya terbatas pada perdagangan biasa, tetapi menuju industrialisasi yang saling menguntungkan," ujar Bamsoet.

Perluasan Kerja Sama di Sektor Industri

Bamsoet menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sedang fokus mengembangkan industri nasional sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia maju. "Kita sedang gencar mengembangkan industri karya, industri kreatif, dan industri kecil menengah. Jiangxi memiliki keunggulan di beberapa sektor industri yang bisa kita kolaborasi," tambahnya.

Provinsi Jiangxi dikenal sebagai pusat produksi berbagai produk industri, mulai dari elektronik, otomotif, hingga tekstil. Daerah ini juga memiliki banyak universitas dan pusat penelitian yang dapat menjadi mitra bagi Indonesia dalam pengembangan teknologi dan inovasi.

Potensi Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Teknologi

Selain sektor industri, Bamsoet juga membahas potensi kerja sama di bidang pendidikan dan teknologi. Menurutnya, pertukaran pelajar, peneliti, dan ahli antara kedua daerah dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk pengembangan jangka panjang.

"Kita perlu membangun jaringan antara universitas di Indonesia dan Jiangxi. Pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi akan membantu kedua belah pihak untuk saling mengembangkan," jelas Bamsoet.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Provinsi Jiangxi menunjukkan minat besar untuk berkolaborasi dengan Indonesia, terutama dalam pengembangan teknologi hijau dan energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mencapai net zero emission pada tahun 2060.

Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas mengenai potensi kerja sama ekonomi dan investasi. Bamsoet menekankan perlunya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para investor dari Jiangxi yang ingin berinvestasi di Indonesia.

"Kita akan menyederhanakan proses perizinan dan memberikan fasilitas yang memudahkan para investor dari Jiangxi untuk memulai usaha mereka di Indonesia. Sebaliknya, kita juga mendorong pelaku usaha Indonesia untuk menjajaki peluang investasi di Jiangxi," ujarnya.

Gubernur Rao Shengzhi menyambut positif usulan Bamsoet dan menegaskan komitmen Provinsi Jiangxi untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia. "Kita melihat Indonesia sebagai mitra strategis yang sangat potensial. Kita siapa untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan masing-masing," kata Rao.

Langkah Konkret Menuju Kerja Sama yang Lebih Komprehensif

Untuk mewujudkan visi kerja sama yang lebih komprehensif, Bamsoet dan Rao sepakat untuk membentuk tim kerja yang akan menyusun rencana aksi detail dalam waktu dekat. Tim ini akan fokus mengidentifikasi sektor-sektor prioritas yang akan dikembangkan bersama.

"Kita akan membuat road map kerja sama yang jelas dengan target-target terukur. Ini penting agar kita dapat memastikan bahwa kerja sama kita tidak hanya停留在 level perjanjian, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat kedua negara," jelas Bamsoet.

Ia juga menyorosi pentingnya melibatkan sektor swasta dalam implementasi kerja sama ini. "Kerja sama antarpemerintah menjadi fondasi, tetapi yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan adalah partisipasi aktif dari pelaku usaha di kedua belah pihak," tambahnya.

Kesimpulan

Pertemuan antara Bamsoet dan Gubernur Rao Shengzhi membuka peluang baru untuk mengangkat kerja sama antara Indonesia dan Provinsi Jiangxi ke level yang lebih tinggi. Dari perdagangan semata, kini fokus beralih ke industrialisasi yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai sektor seperti industri, pendidikan, teknologi, dan investasi.

Dengan komitmen kedua belah pihak dan rencana aksi yang jelas, diharapkan kerja sama ini akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Indonesia dan China, serta membantu mewujudkan visi Indonesia maju yang diusung pemerintah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter