19, 2026
Nasional

Asian Games: Sumaya ke Final Teqball, Kans Emas Pertama Indonesia

Atlet teqball putri Sumaya lolos ke final nomor Women's Singles Teqball Asian Games 2026. Indonesia selangkah lagi menuju medali emas pertama!]]>

Kirana Kusuma
Kirana Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Asian Games: Sumaya ke Final Teqball, Kans Emas Pertama Indonesia

Sumaya ke Final Teqball, Bawa Harapan Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Prestasi gemilang diraih atlet teqball Indonesia, Sumaya Hidayat, yang berhasil melanggar ke babak final turnamen teqball tunggal putri pada ajang Asian Games 2023 di Hangzhou, Tiongkok. Keberhasilan Sumaya membawa harapan emas pertama bagi kontingen Indonesia dalam cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan di ajang multievent ini.

Di babak semifinal yang berlangsung sengit, Sumaya berhasil mengalahkan lawannya dari Kazakhstan dengan skor 11-9, 11-8. Kemenangan ini memastikan posisi Sumaya di partai puncak dan memberikan peluang emas nyata bagi Indonesia dalam cabang olahraga yang menggabungkan elemen sepak bola dan tenis meja ini.

Perjalanan Menuju Final

Perjalanan Sumaya menuju final tidaklah mudah. Atlet asal Jakarta ini harus melewati beberapa lawatan berat dari peserta dari berbagai negara Asia. Di babak penyisihan, Sumaya menunjukkan dominasi dengan mengalahkan atlet dari Thailand dan Uzbekistan dengan skor telak.

"Saya sangat senang bisa mencapai final ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan latihan ekstra yang saya lakukan selama beberapa bulan terakhir. Saya tahu tantangannya akan semakin berat di final, tetapi saya akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Sumaya usai pertandingan semifinal.

Di babak perempat final, Sumaya harus menghadapi atlet dari Iran, salah satu negara dengan kompetitor terkuat dalam cabang olahraga ini. Dengan mentalitas baja dan teknik yang matang, Sumaya berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 12-10, 11-9.

Teqball: Olahraga Baru di Panggung Internasional

Teqball merupakan olahraga yang relatif baru, menggabungkan elemen permainan sepak bola dengan meja tenis. Permainan ini dimainkan di atas meja khusus berbentuk bulan sabit, di mana pemain menggunakan kaki, dada, dan kepala untuk memainkan bola tanpa boleh menyentuhnya dengan tangan.

Olahraga ini pertama kali diperkenalkan di Hungaria pada tahun 2014 dan dengan cepat mendapat popularitas di seluruh dunia. Asian Games 2022 menjadi kali pertama teqball masuk dalam daftar cabang olahraga resmi pada ajang multievent tingkat Asia.

Ketua Umum KONI, Marciano Norman, menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih Sumaya. "Ini adalah prestasi luar biasa dan sejarah bagi teqball Indonesia. Keberadaan teqball di Asian Games memberikan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan potensi di cabang olahraga yang belum banyak dikuasai negara lain," ujar Marciano.

Harapan di Final

Di babak final, Sumaya akan berhadapan dengan atlet asal Vietnam, Thi Phuong Linh Nguyen. Atlet Vietnam ini dianggap sebagai salah satu peserta terkuat dalam turnamen ini, setelah sebelumnya mengalahkan juara bertahan dari Azerbaijan di babak semifinal.

"Saya sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi atlet Vietnam ini. Saya telah menganalisis gaya bermainnya dan akan menyesuaikan strategi saya selama pertandingan. Saya percaya Indonesia bisa meraih emas di cabang olahraga ini," tambah Sumaya dengan percaya diri.

Prestasi Sumaya ini menjadi kabar gembira bagi kontingen Indonesia yang sedang berjuang untuk meningkatkan prestasi di Asian Games 2023. Sebelumnya, Indonesia hanya meraih medali perak dan perunggu dari cabang olahraga yang sudah menjadi andalan seperti bulu tangkis dan panjat tebing.

Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan apresiasi atas pencapaian Sumaya. "Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, atlet Indonesia bisa bersaing di cabang olahraga baru. Kemenangan Sumaya akan menjadi motivasi bagi atlet lain untuk memberikan performa terbaik mereka," ujar Juru Bicara Kemenpora.

Sementara itu, pelatih tim teqball Indonesia, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa persiapan untuk final sudah dimulai sejak semalam. "Kami sudah melakukan analisis mendalam mengenai lawan dan menyiapkan beberapa varian strategi. Kami optimis Sumaya bisa memberikan kejutan di final," kata Budi.

Dukungan dari masyarakat Indonesia juga terasa begitu besar. Ribuan komentar dukungan dan doa untuk kesuksesan Sumaya bermunculan di media sosial. Indonesia menanti apakah Sumaya bisa membawa medali emas pertama untuk negara dalam cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Kusuma

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter