17, 2026
Nasional

Alasan Basarnas Belum Selam Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Alasan Basarnas Belum Selam Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak

Pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas PT Multimada Arga Pratama di Kabupaten Mimika, Papua, pada Rabu (12/7) masih berlangsung. Tim SAR dari Basarnas hingga Kamis (13/7) belum berhasil menemukan keberadaan kelima korban yang terdiri dari Witan Sulaeman (jurnalis TVOne), Rahul Pratama dan Aris Setiawan (jurnalis Metro TV), serta La Ode Muh. Ilham dan Heru Hendrianto (jurnalis RRI). Meski begitu, Basarnas telah menjelaskan alasan mengapa pencarian belum dapat dilakukan secara optimal.

Kondisi Medan yang Sulit

Koordinator Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Marsekal Muda Fx. Sunaryo, menjelaskan bahwa medan pencarian di lokasi yang berjarak sekitar 70 kilometer dari Timika termasuk sangat sulit. Area tersebut merupakan hutan tropis lebat dengan topografi berbukit dan lembah yang curam. "Kondisi medan yang sulit membuat tim SAR kesulitan untuk menjangkau seluruh area potensi keberadaan korban," ujar Sunaryo dalam konferensi pers di Timika, Kamis (13/7).

Menurutnya, hutan di lokasi tersebut masih sangat asri dan belum banyak terjamah aktivitas manusia. Hal ini menyebabkan tidak adanya jalur yang jelas bagi tim SAR untuk bergerak. Selain itu, cuaca di Papua yang sering berubah-ubah juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari.

Keterbatasan Alat Teknis

Basarnas mengakui adanya keterbatasan dalam alat teknis yang digunakan dalam pencarian. Meskipun telah dilakukan pengecekan menggunakan pesawat terbang dan helikopter, namun kondisi medan yang tertutup oleh kanopi pepohonan tinggi membuat sulit untuk mendeteksi keberadaan korban dari udara.

"Kami sudah melakukan pengecekan dari udara menggunakan pesawat C-212 dan helikopter Bell 412, namun karena medan yang tertutup, sulit untuk melihat objek yang berpotensi menjadi korban," jelas Sunaryo. Ia menambahkan bahwa tim SAR darat juga mengalami kesulitan karena tidak adanya peta detail yang akurat mengenai kondisi medan di lokasi pencarian.

Status Hilang Kontak vs. Hilang

Basarnas masih menetapkan status kelima jurnalis sebagai "hilang kontak" bukan "hilang". Menurut Kepala Basarnas, Marsekal Muda (Marsekal Muda) Henry Budi Kardono, status ini berarti bahwa ada informasi tentang adanya orang yang hilang kontak, namun belum ada bukti nyata bahwa mereka mengalami sesuatu yang buruk.

"Kami menunggu informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian dan perusahaan terkait. Jika setelah 72 jam tidak ada kabar, maka status akan ditingkatkan menjadi 'hilang'," jelas Henry. Ia menambahkan bahwa Basarnas akan terus melakukan pencarian hingga kelima jurnalis ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Basarnas telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, TNI, dan perusahaan pengelola tambang PT Multimada Arga Pratama untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai lokasi keberadaan kelima jurnalis. Perusahaan telah menyediakan 10 pekerja yang membantu tim SAR dalam pencarian.

"Kami juga telah menghubungi warga sekitar untuk mendapatkan informasi apakah ada yang melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan di lokasi tersebut," ujar Sunaryo. Ia berharap dengan adanya bantuan dari masyarakat lokal, pencarian dapat berjalan lebih efektif.

Rencana Pencarian Selanjutnya

Basarnas merencanakan untuk menambah jumlah personel SAR dalam pencarian kelima jurnalis. Tim tambahan akan dikirim dari Makassar dan Jayapura untuk mempercepat proses pencarian. Selain itu, akan digunakan alat pendeteksi sinyal untuk mencoba menemukan jejak telepon seluler milik korban.

"Kami akan terus berusaha sekuat tenaga untuk menemukan kelima jurnalis ini. Kami meminta masyarakat untuk tidak panik dan terus memberikan dukungan," kata Henry. Ia menambahkan bahwa Basarnas akan memberikan update berkala mengenai perkembangan pencarian.

Sementara itu, keluarga korban terus memantau perkembangan pencarian dan berharap agar kelima jurnalis dapat ditemukan dalam keadaan selamat. "Kami masih optimistis mereka akan ditemukan. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak," ucap salah satu kerabat korban.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter