17, 2026
Nasional

WEC 2026: WRT 32 Meraba COTA dari Hasil Free Practice

Team WRT 32 sudah menuntaskan sesi latihan bebas jelang balapan 6 Hours of COTA. Mereka menggunakan itu untuk meraba persaingan di atas lintasan.]]>

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

WEC 2026: WRT 32 Meraba COTA dari Hasil Free Practice

WEC 2026: WRT 32 Tampil Menjanjikan di Sesi Free Practice di Circuit of the Americas

Tim WRT 32 menunjukkan performa yang mengesankan pada sesi free practice pertama World Endurance Championship (WEC) 2026 di Circuit of the Americas (COTA). Tim Belgia ini berhasil mencatat waktu yang kompetitif, menunjukkan potensi besar untuk meraih hasil maksimal dalam balapan yang akan berlangsung pada akhir pekan ini.

Sesi free practice pertama yang berlangsung pada Jumat (17/3) waktu setempat menjadi ajang penting bagi semua tim untuk menguji setup mobil dan memahami karakter trek yang terkenal dengan sektor teknisnya yang menantang. WRT 32, yang mengendarai mobil Oreca 07-Gibson, berhasil menempati posisi ketujuh dalam klasemen sesi ini dengan waktu 1m44.523 detik.

Performa Mengesankan Pembalap

Performa WRT 32 dipimpin oleh ketiga pembalapnya: Ferdinand Habsburg, Charles Milesi, dan Robert Kubica. Ferdinand Habsburg, yang memulai sesi pertama, berhasil mencatat waktu tercepat bagi tim dengan 1m44.523 detik. Pembalap asal Austria ini menunjukkan adaptasi yang cepat terhadap kondisi trek yang masih sedikit berdebu setelah liburan panjang.

"Saya cukup puas dengan bagaimana mobil merespons," ujar Habsburg setelah sesi. "Ada beberapa area yang masih bisa dioptimalkan, terutama dalam manajemen ban untuk sesi balapan nanti. Tapi secara keseluruhan, ini adalah awal yang baik."

Charles Milesi, yang mengambil alih pengemudi di sesi kedua, berhasil mempertahankan performa yang konsisten dengan mencatat waktu 1m44.812 detik. Pembalap asal Prancis ini fokus pada pengujian durabilitas ban dan sistem suspensi untuk kondisi balapan yang diharapkan lebih panas pada hari Minggu.

Robert Kubica, yang kembali ke ajang WEC setelah satu tahun absen, menunjukkan performa yang solid di sesi ketiga dengan waktu 1m45.034 detik. Pembalap Polandia ini memberikan kontribusi berharga dalam pengembangan setup mobil dan analisis data teknis.

Tantangan di COTA

Circuit of the Americas terkenal dengan desainnya yang menantang, menggabungkan sektor cepat dengan tikungan teknis yang membutuhkan presisi tinggi. Untuk WEC 2026, trek ini sedikit dimodifikasi di sektor 12-14 untuk meningkatkan kesempatan menyalip.

"COTA selalu menjadi tantangan unik," jelas Tim Principal WRT, Vincent Vosse. "Kombinasi antara trek yang panjang dengan berbagai jenis tikungan membuat setup mobil menjadi sangat krusial. Hari ini kita fokus untuk mengumpulkan sebanyak mungkin data dari ketiga pembalap untuk menemukan setup terbaik untuk kualifikasi dan balapan."

Tim WRT 32 juga harus menghadapi persaingan sengit dari rival-rival mereka, terutama dari tim seperti Jota Sport, Racing Team Nederland, dan Team LNT yang juga menunjukkan performa kompetitif dalam sesi free practice.

Strategi untuk Kualifikasi dan Balapan

Berdasarkan hasil free practice, tim WRT 32 mengindikasikan akan menggunakan strategi dua pit stop untuk balapan 8 jam yang akan berlangsung pada Minggu (19/3). Strategi ini dianggap paling efektif untuk mengoptimalkan performa ban dan menghindari risiko kegagalan teknis.

"Kita melihat bahwa ban depan kiri cenderung lebih cepat aus, jadi strategi dua pit stop memungkinkan kita untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan," tambah Vosse. "Kondisi trek diharapkan akan lebih panas pada hari Minggu, yang mempengaruhi performa ban, jadi kita harus mempersiapkan berbagai skenario."

Untuk sesi kualifikasi yang akan berlangsung pada Sabtu (18/3), tim WRT 32 berencana untuk menggunakan setup yang lebih ekstrem untuk mencoba meraih posisi grid yang lebih baik. Namun, keamanan mobil tetap menjadi prioritas utama.

"Kualifikasi penting, tapi balapan adalah tujuan utama kita," tegas Habsburg. "Kita akan berusaha untuk mencetak waktu terbaik, tapi tidak dengan mengorbankan keandalan mobil."

Dengan hasil free practice yang memuaskan, tim WRT 32 menunjukkan potensi besar untuk meraih hasil baik di COTA. Namun, persaingan di WEC 2026 sangat ketat, dan hanya sedikit yang memisahkan tim-tim terdepan. Semua tergantung pada bagaimana tim mengimplementasikan data yang telah dikumpulkan dan menyesuaikannya dengan kondisi balapan yang sebenarnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter