18, 2026
Olahraga

Timnas Basket Indonesia Dipermalukan Korea Selatan 48-102 di Asian Games 2026

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/12/6aa449865f46b-timnas-basket-indonesia_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Timnas Basket Indonesia Dipermalukan Korea Selatan 48-102 di Asian Games 2026

Timnas basket Indonesia mengalami kekalahan telak dengan skor 48-102 dari Korea Selatan dalam pertandingan grup Asian Games 2026 yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok, Kamis (12/9/2026). Hasil ini menunjukkan jarak yang cukup jauh antara kedua tim, di mana Korea Selatan menunjukkan dominasi mutlak sepanjang pertandingan.

Kekalahan ini menjadi kekalahan terburuk bagi skuad Garuda dalam sejarah penampilannya di ajang multi-event Asia. Sebelumnya, rekor kekalahan terburuk adalah kekalahan 45-90 dari Tiongkok pada Piala Asia 2017. Dengan selisih 54 poin, performa timnas basket Indonesia dalam pertandingan ini dinilai sangat mengecewakan.

Performa Timnas Indonesia Buruk di Kuarter Pertama

Sejak awal pertandingan, timnas Indonesia tampak kesulitan mengimbang tempo permainan yang ditunjukkan Korea Selatan. Di kuarter pertama saja, skuad Garuda hanya mampu mencetak 12 poin, sementara Korea Selatan berhasil mencetak 31 poin. Selisib 19 poin di kuarter pertama menjadi cerminan dominasi Korea Selatan sejak menit awal.

Timnas Indonesia terlihat kewalahan dalam menghadapi tekanan pertahanan yang ketat dari tim lawan. Pass yang kurang akurat dan serangan yang terburu-buru menjadi masalah utama yang dihadapi skuad Garuda. Beberapa upaya breakaway gagal dihadapi pertahanan yang rapat dari Korea Selatan.

Korea Selatan Terus Dominasi di Kuarter Kedua dan Ketiga

Di kuarter kedua, kondisi tidak berubah banyak bagi timnas Indonesia. Korea Selatan terus memimpin dengan nyaman, bahkan memperlebar jarak menjadi 51-22 di akhir kuarter kedua. Pemain Korea Selatan menunjukkan kemampuan passing yang akurat dan shooting yang presisi dari berbagai jarak.

Sementara itu, timnas Indonesia kesulitan menemukan pola serangan yang efektif. Banyak bola yang hilang karena turnover, dan tembakan dari luar jangkauan yang gagal. Para pemain Indonesia terlihat frustasi dan kesulitan mengikuti tempo permainan yang cepat dari Korea Selatan.

Skuad Garuda Berusaha di Kuarter Terakhir

Masuk kuarter keempat, pelatih timnas Indonesia memberikan kesempatan kepada pemain cadangan untuk tampil. Beberapa pemain muda seperti Andi Muhammad dan Budi Santoso mencoba memberikan perlawanan meskipun Korea Selatan tetap memimpin dengan nyaman.

"Kami mencoba memberikan motivasi kepada pemain untuk tidak menyerah. Meskipun sudah kalah telak, kami ingin mereka belajar dari pengalaman ini," ujar pelatih timnas Indonesia, Rudi Gatot, usai pertandingan.

Di kuarter terakhir, timnas Indonesia berhasil mencetak 16 poin, sementara Korea Selatan menambah 21 poin. Namun, upaan ini tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan yang sudah sangat berat bagi skuad Garuda.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Rudi Gatot mengakui bahwa performa timnya sangat buruk dalam pertandingan ini. "Kami tidak bermain sesuai kemampuan yang seharusnya. Korea Selatan adalah tim yang jauh lebih baik dan kami tidak mampu mengimbanginya hari ini. Ini adalah pelajaran berharga bagi kami," ujarnya.

Pemain andalan timnas Indonesia, Christian Ronaldo, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. "Kami tidak tampil maksimal. Banyak kesalahan individu yang kami buat. Kami perlu evaluasi keras untuk pertandingan selanjutnya," ujarnya.

Tantangan untuk Pertandingan Selanjutnya

Dengan kekalahan ini, timnas Indonesia harus benar-benar evaluasi performa jelang pertandingan selanjutnya di grup A Asian Games 2026. Tim ini masih akan menghadapi Kazakhstan dan Jepang dalam dua laga tersisa.

"Kami tidak bisa bermain seperti ini di laga selanjutnya. Kami harus bangkit dan menunjukkan perbaikan. Asian Games masih panjang dan kami akan mencoba memberikan yang terbaik," tambah Rudi Gatot.

Kepergok Korea Selatan sendiri menunjukkan performa yang konsisten di ajang ini. Dengan kemenangan telak atas Indonesia, skuad Taeguk Warriors semakin percaya diri untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen.

Sementara itu, para fans basket Indonesia yang menyaksikan pertandingan langsung di stadion maupun melalui siaran televisi menunjukkan reaksi beragam. Ada yang kecewa, namun ada pula yang memberi dukungan moral bagi timnas.

"Ini hasil yang memalukan, tapi saya percaya mereka bisa bangkit. Basket Indonesia butuh waktu untuk berkembang," kata salah satu penonton, Ahmad, kepada wartawan.

Dengan kekalahan ini, timnas Indonesia harus benar-benar introspeksi dan memperbaiki berbagai aspek permainan. Jarak dengan negara-negara basket Asia lainnya masih terlalu jauh, dan butuh proses panjang untuk menutupinya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter