18, 2026
Nasional

Suporter Persik Dilarang Datang, Jadi Keuntungan Bagi Pemain Arema FC

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Keberadaan Suporter Persik Dilarang, Dinilai Jadi Keuntungan bagi Arema FC

Arema FC dinilai memiliki keunggulan psikologis saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Rabu (25/10/2023). Keunggulan ini muncul karena larangan bagi suporter Persik untuk hadir menyaksikan pertandingan secara langsung. Dalam situasi seperti ini, kehadiran suporter seringkali menjadi faktor penentu performa tim.

Sejarah sepak bola Indonesia menunjukkan bahwa suporter memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral bagi timnya. Suporter yang berada di stadion dapat menciptakan atmosfer yang menggugah dan memberikan motivasi tambahan bagi pemain. Sebaliknya, kehadiran suporter lawan yang masuk ke stadion lawan seringkali dianggap sebagai ancaman bagi performa tim tuan rumah.

Dalam kasus ini, larangan bagi suporter Persik untuk hadir di stadion Kanjuruhan dinilai akan mengurangi tekanan psikologis bagi pemain Arema FC. Tanpa didampingi suporter mereka, Persik Kediri dinilai akan kehilangan "pemain ke-12" yang biasanya memberikan energi positif. Sementara itu, Arema FC dapat menikmati dukungan penuh dari suporter tanpa harus merasa terancam oleh kehadiran pendukung lawan.

Pendapat Ahli Psikologi Olahraga

Menurut seorang ahli psikologi olahraga yang tidak mau disebutkan namanya, keberadaan suporter memiliki pengaruh yang signifikan terhadap performa pemain. "Suporter adalah bagian integral dari sebuah tim. Mereka tidak hanya memberikan dukungan verbal, tetapi juga menciptakan energi positif yang bisa menular kepada pemain," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keadaan stadion yang penuh suporter dari satu tim saja dapat menciptakan tekanan psikologis bagi lawan. "Ketika suporter tuan rumah berteriak-teriak, itu bisa memengaruhi konsentrasi pemain lawan. Sebaliknya, ketika suporter tidak bisa hadir, pemain mungkin merasa kehilangan motivasi," jelasnya.

Reaksi dari Pemain dan Pelatih Arema

Pelatih Arema FC, Aji Santoso, mengakui bahwa dukungan penuh suporter menjadi faktor penting dalam membangun moral tim. "Kami bersyukur karena selalu didukung penuh oleh suporter Arema. Mereka adalah kekuatan tambahan bagi kami di lapangan. Tapi kami juga menghormati keputusan untuk tidak memasukkan suporter Persik," ucapnya.

Sementara itu, sejumlah pemain Arema FC mengaku lebih nyaman bermain tanpa kehadiran suporter Persik. "Kami tahu Persik memiliki supector fanatik. Kehadiran mereka bisa menjadi ancaman. Tapi kami tetap akan fokus bermain dan memberikan yang terbaik," kata kapten Arema FC, Fachruddin Aryanto.

Pandangan dari Pihak Persik Kediri

Pihak Persik Kediri sendiri menyesalkan keputusan untuk melarang suporter mereka hadir. "Kami memahami keputusan tersebut demi keamanan, tapi kami kecewa karena suporter kami tidak bisa mendukung tim secara langsung. Mereka adalah bagian dari tim," ujar Manajer Persik Kediri, Abdul Hadi.

Menurutnya, larangan tersebut justru bisa menjadi motivasi tersendiri bagi pemainnya. "Meski tidak bisa didukung langsung, kami akan tunjukkan bahwa kualitas permainan tidak bergantung pada kehadiran suporter. Kami akan berjuang keras untuk membawa pulang poin dari Malang," tegasnya.

Dampak pada Kualitas Pertandingan

Beberapa analis sepakola berpendapat bahwa larangan suporter lawan hadir dapat memengaruhi kualitas pertandingan. Tanpa adanya duel suporter, atmosfer pertandingan mungkin terasa kurang hidup. "Sepak bola adalah tentang emosi dan energi. Kehadiran supector adalah bagian dari emosi itu," kata seorang analis sepak bola.

Di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa pertandingan akan lebih fokus pada kualitas permainan murni, tanpa ad unsur provokasi dari suporter. "Ini mungkin menjadi pertandingan yang lebih murni, di mana yang menang adalah tim yang bermain lebih baik secara teknis dan taktis," ujarnya.

Rekor Pertemuan Kedua Tim

Dalam lima pertemuan terakhir, Arema FC unggul atas Persik Kediri dengan meraih tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Rekor ini menjadi modal tambahan bagi Arema FC sebelum menghadapi Persik Kediri kali ini.

"Kami menghormati Persik sebagai tim yang tangguh. Tapi kami juga percaya pada kemampuan tim untuk meraih kemenangan di kandang sendiri," ucap Aji Santoso menambahkan.

Dengan kondisi yang ada, pertandingan antara Arema FC dan Persik Kediri diprediksi akan berlangsung kompetitif. Meski demikian, keberadaan suporter Persik yang tidak bisa hadir di Stadion Kanjuruhan diyakini akan menjadi keunggulan tersendiri bagi Arema FC.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter