Ruko di Kawasan Asemka Jakbar Terbakar, 21 Mobil Damkar Dikerahkan
Sebuah kebakaran hebat terjadi pada sore hari di salah satu ruko di kawasan Pasar Asemka, Jakarta Barat. Api yang bermula dari lantai dua ruko tersebut dengan cepat melalap seluruh bangunan, menyebabkan puluhan mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk membantu mengendalikan api. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini menimbulkan asap tebal dan mengejutkan warga sekitar.
Kronologi Kebakaran
Kebakaran bermula dari sebuah ruko berlantai tiga yang terletak di Jalan Asemka Nomor 23, Jakarta Barat. Menurut saksi mata, api pertama kali terlihat menyala dari lantai dua ruko yang berisi toko elektronik. "Saya sedang berada di warung dekat situ tiba-tiba ada asap tebal dan api mulai melihat dari jendela ruko," kata Ahmad, salah seorang saksi mata kepada wartawan.
Petugas Damkar dari Jakarta yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman namun api sudah begitu besar dan menyebabkan ledakan-ledakan kecil diduga berasal dari tabung gas dan barang elektronik yang tersimpan di dalam ruko. "Api sudah begitu liar saat tiba di lokasi, kita harus memperkuat posisi pemadaman dari beberapa sisi," ujar Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Budi Santoso.
Evakuasi dan Tindakan Darurat
Sebagaimana protokol kebakaran, warga di sekitar lokasi segera dievakuakan untuk menghindari bahaya asap tebal dan potensi ledakan. Puluhan warga yang berada di warung-warung sekitar ruko terbakar langsung membawa barang-barang berharga dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Saya sempat panik, karena asapnya sudah hitam pekat dan api sudah mulai merembes ke warung saya," tutur Ratna, seorang pedagang di dekat lokasi kebakaran.
Sementara itu, petugas Damkar terus berupaya keras untuk memadamkan api. Sebanyak 21 mobil Damkar dari berbagai kesatuan di Jakarta terlibat dalam operasi pemadaman. Selain itu, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Tangerang Selatan juga turut membantu karena lokasi kebakaran berada di dekat perbatasan. Air bantuan juga disalurkan dari beberapa hydran yang terdekat untuk memperlancar proses pemadaman.
Kerugian dan Penyebab Kebakaran
Hingga berita ini diturunkan, api masih belum sepenuhnya dipadamkan namun sudah terkendali. Sebanyak tiga unit ruko yang berada di sebelah ruko terbakar mengalami kerusakan akibat terkena bara api. "Kami masih mengecek apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semoga tidak ada," harap Budi Santoso.
Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, mengingat ruko yang terbakar merupakan pusat perbelanjaan elektronik yang cukup ramai. Ratusan jenis elektronik mulai dari televisi, laptop, hingga komponen-komponen kecil menjadi korban terbakar. "Semua barang dagangan saya habis terbakar, kerugannya puluhan juta," keluh Hidayat, pemilik toko elektronik yang berada di lantai dua ruko terbakar.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim penyelidik dari Polda Metro Jaya sudah tiba di lokasi dan mulai mengumpulkan keterangan saksi serta potensi penyebab kebakaran. Beberapa kemungkinan menjadi fokus penyelidikan, seperti short listrik atau hubungan arus pendek di dalam ruko. "Kami masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui pasti penyebabnya," kata Kepala Satuan Reskrim Polrestro Jakarta Barat, Komisarisme Agus.
Dampak dan Kondisi Saat Ini
Kebakaran yang terjadi di kawasan Asemka ini cukup signifikan mengingat Asemka merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Jakarta Barat yang menjadi pusat perbelanjaan elektronik. Selain menyebabkan kerugian materiil, kebakaran juga mengganggu aktivitas warga sekitar dan pedagang di kawasan tersebut. Beberapa pedagang yang lokasi tokonya tidak terkena dampak langsung tetap harus menutup dagangannya mengingat asap masih pekat dan kondisi belum aman.
Upaya pemadaman masih terus berlanjut hingga malam hari. Petugas Damkar berjaga di lokasi hapi api benar-benar padam dan tidak ada bara api yang tersisa yang bisa menyebabkan kembali terjadinya kebakaran. Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekati area kebakaran hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Untuk keperluan dokumentasi dan penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian juga telah mengambil gambar dan video kejadian serta mengidentifikasi barang-barang yang menjadi korban kebakaran. "Kami akan melakukan semua langkah untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini agar dapat dihindari di masa depan," pungkas Agus.
Komentar (0)