16, 2026
Ekonomi

Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

Jonathan Tahir melepas 523,35 juta saham Bank Mayapada, mengurangi kepemilikan menjadi 3,89%. Penjualan ini untuk penyelesaian utang.]]>

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

Putra Bos Mayapada Jual Saham MAYA di Harga Rp10

Putra sulung pengusaha miliarder Dato Sri Tahir, Adlan Hutapea, melakukan penjualan saham di PT Mayapada Healthcare Tbk (MAYA) dengan harga Rp10 per lembar. Aksi jual ini dilakukan dalam transaksi pasar reguler pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/3/2023).

Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa Adlan Hutapea melepas 500 juta saham MAYA atau sekitar 1,67% dari kepemilikan sahamnya di perusahaan kesehatan tersebut. Nilai transaksi mencapai Rp5 miliar dengan harga per saham Rp10.

Kepemilikan Adlan di Mayapada Healthcare sendiri sebelumnya mencapai 29,9% atau sebanyak 89,5 juta saham. Setelah transaksi jual ini, kepemilikannya turun menjadi 28,23% atau sekitar 89 juta saham.

Mayapada Healthcare sendiri merupakan salah satu anak usaha PT Mayapada International Tbk yang bergerak di sektor kesehatan. Perusahaan mengelola sejumlah rumah sakit di Indonesia, termasuk RS Mayapada di beberapa kota besar.

Konteks Penjualan Saham

Penjualan saham Adlan Hutapea terjadi pada saat perusahaan sedang mengalami transformasi strategis. Mayapada Healthcare dalam waktu dekat berencana untuk melakukan ekspansi dan pengembangan infrastruktur kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut analis, aksi jual Adlan Hutapea ini mungkin merupakan bagian dari diversifikasi portofolio investasinya. Adlan yang juga aktif di sektor properti dan teknologi diketahui sedang melakukan penyesuaian strategi investasinya dalam beberapa waktu terakhir.

Harga saham MAYA sendiri pada periode tersebut bergerak di kisaran Rp9-Rp11 per lembar. Meski demikian, analis percaya bahwa fundamental perusahaan tetap kuat dengan pertumbuhan pendapatan yang stabil dan potensi ekspansi yang masih terbuka.

Reaksi Pasar

Secara keseluruhan, pasar menanggapi aksi jual ini dengan relatif tenang. Saham MAYA pada hari perdagangan setelah pengumuman jual tersebut hanya bergerak turun tipis 1,5% menutup di posisi Rp10,50.

Analis dari perusahaan sekuritas XYZ, Budi Santoso, mengatakan bahwa aksi jual Adlan Hutapea tidak akan signifikan menggerus fundamental perusahaan. "Kepemilikan keluarga Tahir di Mayapada Healthcare masih sangat signifikan. Aksi jual ini lebih bersifat personal dan diversifikasi," ujar Budi.

Sementara itu, Mayapada Healthcare dalam laporan keuangannya untuk kuartal IV 2022 mencatat peningkatan pendapatan sebesar 15% year-on-year (yoy) menjadi Rp1,2 triliun. Laba bersih juga meningkat 20% yoy menjadi Rp180 miliar.

Strategi Jangka Panjang

Dalam keterbukaan informasi yang diterima BEI, Mayapada Healthcare menyatakan bahwa perusahaan tetap komitmen untuk mengembangkan bisnis intinya di sektor kesehatan. Perusahaan berencana menambah 5 rumah sakit baru dalam dua tahun ke depan di Pulau Jawa dan Sumatera.

"Kami yakin dengan potensi pertumbuhan sektor kesehatan di Indonesia yang masih sangat besar. Aksi jual dari salah satu pemegang saham tidak akan mengubah rencana strategis jangka panjang perusahaan," kata Direktur Utama Mayapada Healthcare, Dr. Surya Darmadi.

Dari sisi kepemilikan saham, keluarga Tahir melalui Mayapada Group masih menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan ini. Selain Adlan, saham juga dimiliki oleh saudaranya, Glenn Hutapea, dan Dato Sri Tahir sendiri.

Prospek Masa Depan

Mayapada Healthcare melihat potensi pertumbuhan yang signifikan di sektor kesehatan Indonesia, terutama dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan peningkatan kelas menengah yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas.

Perusahaan berencana untuk terus mengembangkan layanan kesehatan integratif yang menggabungkan teknologi canggih dengan layanan medis yang humanis. Selain itu, Mayapada Healthcare juga sedang mempersiapkan ekspansi ke bisnis asuransi kesehatan untuk memberikan solusi kesehatan yang lebih komprehensif.

Dengan strategi yang jelas dan dukungan pemegang saham utama, Mayapada Healthcare optimis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif dan memberikan return yang maksimal bagi para pemegang saham di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter