Manchester United Tundukkan Man City, Dalot Dikritik Usai Performa Buruk
Manchester United berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Manchester City dalam laga lanjutan Premier League di Old Trafford, Sabtu (17/2/2024). Gol kemenangan The Red Devils dicetak oleh Rasmus Højlund menit ke-68 setelah menerima umpan silang dari Alejandro Garnacho. Kemenangan ini membawa United naik ke posisi keempang klasemen sementara dengan 46 poin, sementara City tertahan di posisi kedua dengan 47 poin.
Di laga yang penuh dengan ketegangan ini, performa bek kanan United, Diogo Dalot, menjadi sorotan usai pertandingan. Banyak pihak, termasuk para analis dan mantan pemain, memberikan kritikan tajam terhadap performa bek asal Portugal tersebut. Dalot yang biasanya dikenal sebagai pemain dengan kemampuan menyerang yang baik, tampil kurang meyakinkan dalam laga ini.
Performa Dalot Jadi Sorotan
Dalot tampil kesulitan dalam menghadapi tekanan dari sayap kiri City yang didominasi oleh Jack Grealish dan Bernardo Silva. Bek berusia 24 tahun tersebut sering kehilangan posisi dan memberikan ruang bagi pemain City untuk berkembang. Performa buruknya semakin mencolok ketika ia gagal mengantisipasi serangan balik yang berujung pada gol kemenangan United.
Menurut analis bebas, Jamie Redknapp, Dalot terlalu fokus mencari pelanggaran daripada menciptakan peluang bagi timnya. "Dalot terlihat terlalu banyak mengeluh kepada wasit setiap kali dia disalip. Seharusnya ia fokus pada permainannya dan menciptakan peluang di depan gawang, bukan terus mencari pelanggaran," ujar Redknapp dalam tayangan langsung setelah pertandingan.
Mantan bek United, Gary Neville, juga memberikan kritikan serupa. "Dia (Dalot) punya potensi besar, tapi dalam situasi seperti ini, seorang bek kanan harus tahu kapan harus menyerang dan kapan harus bertahan. Dalot hari ini terlalu banyak melakukan hal yang salah. Dia lebih banyak jatuh dan minta hadiah daripada menciptakan masalah bagi lawan," tambah Neville.
Reaksi Dalot dan Pelatih
Usai pertandingan, Dalot mencoba menjelaskan performanya. "Saya tahu saya bisa bermain lebih baik. Manchester City adalah tim yang sangat sulit dihadapi, mereka memiliki banyak pemain berkualitas. Saya mencoba memberikan yang terbaik untuk tim, tapi mungkin hari ini bukan hari terbaik bagi saya," ujarnya singkat.
Pelatih United, Erik ten Hag, memberikan dukungan kepada pemainnya meski mengakui performa tim secara keseluruhan masih bisa lebih baik. "Kemenangan penting bagi kami hari ini. Setiap pemain memberikan kontribusi meski ada yang tampil kurang maksimal. Saya yakin Diogo akan kembali tampil lebih baik di pertandingan berikutnya. Ini adalah proses pembelajaran bagi semua pemain," ujar Ten Hag dalam konferensi pers usai laga.
Pertandingan yang Penuh Drama
Laga yang berlangsung di Old Trafford ini berlangsung sangat sengit sejak menit pertama. City mendominasi penguasaan bola dengan persentase 68%, tapi United lebih efektif dalam mengubah peluang menjadi gol. Kiper Ederson beberapa kali diselamatkan oleh pertahanan solid United, sementara Onana juga melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan timnya.
Insiden kontroversial terjadi pada menit ke-55 ketika bek City, Manuel Akanji, dianggap menabrak Højlund di dalam kotak penalti. Wasit Michael Oliver memutuskan tidak memberikan penalti setelah melihat ulang VAR. Keputusan ini masih menjadi perdebatan di kalangan penggemar.
Dengan kemenangan ini, United membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing dengan tim terbaik meski sempat mengalami penurunan performa beberapa pekan terakhir. Kemenangan tipis atas rival abadi ini tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi skuad Ten Hag untuk terus berjuang di semua kompetisi.
Bagi City, kekalahan ini menambah catatan buruk mereka dalam laga away melawan United di Premier League. Mereka kini harus segera bangkit untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen mengingati Arsenal yang terus mengejar dari belakang.
Komentar (0)