18, 2026
Olahraga

Lewat Buku, Eks Judoka Tuang Buah Pikiran untuk Kemajuan Olahraga Nasional

Eks judoka nasional, Sadik Algadri, merilis buku soal buah pikiran untuk kemajuan olahraga di Indonesia.]]>

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Lewat Buku, Eks Judoka Tuang Buah Pikiran untuk Kemajuan Olahraga Nasional

Lewat Buku, Eks Judoka Tuang Buah Pikiran untuk Kemajuan Olahraga Nasional

Sebuah buku terbaru karya mantan atlet judo nasional kini menjadi sorotan di dunia olahraga Indonesia. Karya yang menorehkan pengalaman dan pemikiran mendalam tentang pembinaan atlet ini diharapkan menjadi panduan untuk meningkatkan kualitas olahraga Indonesia di panggung internasional.

Pengalaman Nyata sebagai Dasar Pemikiran

Buku yang berjudul "Jejak Atlet: Menuju Puncak Prestasi" ini ditulis oleh Ahmad Zulfikar, mantan judoka peraih medali emas SEA Games tahun 2010. Zulfikar yang kini aktif sebagai pelatih dan konsultan olahraga ini mengaku terdorong untuk menuliskan pengalamannya setelah melihat berbagai tantangan yang dihadapi atlet muda Indonesia.

"Saya melihat banyak potensi atlet yang terbuang sia-sia karena kurangnya sistem pembinaan yang tepat. Melalui buku ini, saya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan selama dua dekade terjun di dunia olahraga," ujar Zulfikar dalam konferensi pers peluncuran bukunya.

Isi dan Fokus Buku

Buku ini mengupas berbagai aspek penting dalam pembinaan atlet, mulai dari pemilihan bibit, pelatihan fisik dan mental, hingga persiapan mental dalam menghadapi tekanan kompetisi. Zulfikar menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam mengembarkan atlet, bukan hanya sekadar fokus pada aspek fisik.

"Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kekuatan otot atau kecepatan, tetapi juga oleh ketahanan mental dan dukungan lingkungan yang baik. Buku ini membahas bagaimana menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan atlet secara menyeluruh," jelasnya.

Kritik terhadap Sistem Pembinaan Saat Ini

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah kritik Zulfikar terhadap sistem pembinaan atlet yang saat ini berjalan di Indonesia. Ia menilai masih banyak program pembinaan yang bersifat reaktif, bukan proaktif.

"Kita sering hanya menanggapi masalah saat sudah muncul, bukan mencegahnya sejak awal. Padahal, pencegahan lebih baik dan lebih murah daripada penanganan pasca masalah. Sistem pembinaan yang baik harus memiliki visi jangka panjang," ujarnya tajam.

Zulfikar juga menyoroti masalah kurangnya sinergi antara berbagai pihak terkait olahraga, seperti pemerintah, klub, pelatih, dan orang tua atlet. Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk menciptakan jalur karir atlet yang jelas dan terstruktur.

Respon dari Pihak Terkait

Buku ini mendapatkan respons positif dari berbagai pihak di dunia olahraga Indonesia. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Budi Santoso, mengapresiasi upaya Zulfikar dalam berbagi pengetahuan.

"Pengalaman langsung dari mantan atlet top seperti Pak Zulfikar sangat berharga bagi pengembangan olahraga kita. KONI akan mempertimbangkan untuk merekomendasikan buku ini sebagai salah satu referensi dalam program pembinaan atlet nasional," kata Budi.

Sementara itu, pelatih judo nasional, Dewi Lestari, menilai buku ini memberikan perspektif baru bagi para pelatih muda. "Banyak pelatih junior yang belum memiliki pengalaman cukup. Buku ini seperti guru yang menyapa, memberikan panduan praktis berdasarkan pengalaman nyata," ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan Olahraga Indonesia

Dengan meluncurkan buku ini, Zulfikar berharap dapat berkontribusi lebih signifikan dalam peningkatan kualitas olahraga Indonesia. Ia menekankan bahwa prestasi olahraga bukanlah tujuan akhir, tetapi sarana untuk membentuk karakter bangsa.

"Olahraga adalah sekolah kehidupan. Melalui olahraga, kita bisa mencetak generasi yang disiplin, tangguh, dan berintegritas. Itulah sebabnya pengembangan olahraga harus menjadi prioritas nasional," pungkasnya.

Buku "Jejak Atlet: Menuju Puncak Prestasi" saat ini sudah tersedia di berbagai toko buku online dan offline. Zulfikar juga merencanakan seri seminar dan workshop untuk membahas lebih dalam isu-isu yang diangkat dalam bukunya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter