KPK Tegaskan Gedung Merah Putih Tidak Terbakar, Hanya Asap dari Sistem Proteksi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi kejadian yang terjadi di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Rabu (3/3/2026). Komisi ini menegaskan bahwa gedung tersebut tidak mengalami kebakaran, melainkan hanya terdapat asap yang berasal dari sistem proteksi kebakaran yang aktif secara otomatis.
Kepala Bagian Humas KPK, Ali Fikri, mengatakan bahwa sistem pemadam kebakaran di gedung tersebut berfungsi dengan baik. "Sistem proteksi kebakaran di Gedung Merah Putih bekerja sesuai desainnya. Terdeteksi adanya asap yang memicu sistem alarm dan pemancar air, sehingga muncul asap tebal di beberapa lantai," jelas Ali dalam konferensi pers yang digelar di gedung KPK.
Menurut Ali, insiden ini terjadi sekiti pukul 10.00 WIB. Sistem proteksi kebakangan mendeteksi adanya partikel-partikel asap yang mencurigakan di lantai 12. "Sistem otomatis aktif dan memancarkan air untuk memadamkan api potensial. Namun setelah diperiksa tim, tidak ditemukan adanya api nyata yang menyebabkan kebakaran," ujarnya.
Ali menjelaskan bahwa gedung KPK dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran yang canggih dan terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi bahaya kebakaran sejak dini dan merespons secara otomatis. "Kami memiliki sistem yang sangat sensitif untuk melindungi aset dan personel di dalam gedung. Sistem ini sudah teruji berkali-kali dan bekerja dengan baik," tambahnya.
Tim pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB. Mereka melakukan pengecekan menyeluruh di gedung untuk memastikan tidak ada api yang masih menyala. "Setelah inspeksi, kami konfirmasi tidak ada kebakaran yang terjadi. Hanya ada residu air dari sistem proteksi yang aktif tadi," kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Jakarta Barat, Budi Santoso.
Prosedur Evakuasi Berjalan Lancar
Saat insiden terjadi, prosedur evakuasi dijalankan dengan baik. Karyawan dan pengunjung di gedung KPK dievakuasi secara teratur menuju titik kumpul yang telah ditentukan. "Kami melaksanakan latihan kebakaran secara rutin, jadi responsnya sudah terlatih. Evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa atau luka yang dilaporkan," jelas Ali.
Sejumlah saksi mata yang berada di sekitar gedung melihat asap tebal keluar dari lantai atas gedung. "Saya lihat ada asap tebal keluar dari jendela lantai 12. Sistem alarm berbunyi dan petugas langsung meminta kita untuk mengungsi," kata Ahmad, seorang pegawai di sebuah kantor di depan KPK.
Investigasi Penyebab Asap
KPK bekerja sama dengan pihak terkait untuk menyelidiki penyebab munculnya asap tersebut. Awalnya diduga asap berasal dari short list listrik di salah satu ruangan di lantai 12. "Kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui pasti penyebabnya. Ada beberapa kemungkinan yang sedang kami kaji, mulai dari short list hingga proses uji coba sistem," jelas Ali.
Tim teknis dari KPK dan pihak berwenang telah memeriksa sistem listrik dan sistem proteksi kebakaran di gedung. Mereka juga mengambil sampel air yang dipancarkan sistem untuk dianalisis lebih lanjut. "Hasil sementara menunjukkan bahwa sistem bekerja sesuai fungsinya. Kemungkinan besar ada gangguan kecil yang memicu sistem secara tidak sengaja," ujar seorang teknisi dari pihak KPK yang tidak mau disebutkan namanya.
Normal Kembali Operasional Gedung
Setelah dinyatakan aman, gedung KPK kembali beroperasi normal pada pukul 14.00 WIB. Seluruh karyawan dan pengunjung diperbolehkan masuk kembali ke dalam gedung setelah tim teknis memberikan izin. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sistem proteksi kami bekerja dengan baik dan telah mencegah potensi bahaya yang lebih besar," kata Ali.
Untuk mencegah insiden serupa di masa depan, KPK akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem proteksi kebakaran di seluruh gedung. "Kami akan meningkatkan monitoring dan maintenance sistem secara berkala untuk memastikan semuanya berjalan optimal," tambahnya.
Insiden ini menunjukkan pentingnya sistem proteksi kebakaran yang andal dan prosedur evakuasi yang terlatih. Meski menimbulkan kepanikan di kalangan pegawai dan pengunjung, respons cepat dari pihak KPK dan petugas damkar berhasil mengendalikan situasi.
KPK menegaskan komitmen mereka untuk menjaga keselamatan seluruh pengguna gedung dan memastikan aset negara terlindungi dengan baik. "Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan sistem keamanan di gedung KPK," tutup Ali.
Komentar (0)