19, 2026
Politik

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polda Metro Tangkap Penendang Wanita di Sency

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, apresiasi penangkapan pelaku penendangan wanita di Senayan City. Dia minta proses hukum tegas dan adil.]]>

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Polda Metro Tangkap Penendang Wanita di Sency

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Tindakan Tegas Polda Metro Jaya dalam Penangkapan Penendang Wanita

Dalam sebuah pernyataan resmi, Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto menyampaikan apresiasinya terhadap tindakan tegas yang ditunjukkan oleh Polda Metro Jaya dalam menangkap pelaku penendangan terhadap seorang wanita di wilayah Senayan, Jakarta. Aksi kekerasan yang direkam dan viral di media sosial ini menjadi perhatian serius pihak legislatif.

Bambang Wuryanto menekankan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun, khususnya yang ditujukan kepada perempuan, tidak boleh ditoleransi. Ia menyoroti bahwa respons cepat dari aparat kepolisian dalam menangkap pelaku menunjukkan komitmen tinggi dalam penegakan hukum dan perlindungan terhadap korban.

Kronologi Insiden dan Respons Polda Metro Jaya

Insiden kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu ini menjadi sorotan publik setelah video penendangan tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria diduga nekat menendang seorang wanita berulang kali di depan umum, tan campur tangan dari orang lain di sekitar lokasi.

Menanggapi insiden ini, Polda Metro Jaya segera mengambil langkah tegas. Tim penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya dalam waktu singkat setelah video viral. Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus menjelaskan bahwa pihaknya memberikan prioritas tinggi pada kasus ini mengingat aksi kekerasan yang terjadi di depan umum dan merekam aksi tersebut.

"Kami mengevaluasi bahwa tindakan kekerasan seperti ini sangat meresahkan masyarakat dan tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, kita memberikan respon cepat dan tegas untuk menunjukkan bahwa kekerasan tidak akan ditoleransi," ujar Yusri dalam konferensi pers yang diadakan beberapa hari setelah insiden.

Pandangan Komisi III DPR terhadap Kekerasan terhadap Perempuan

Sebagai komisi yang membidangi hukum dan HAM, Komisi III DPR menegankan bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran HAM yang serius. Bambang Wuryanto menyatakan bahwa DPR akan terus mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan yang optimal bagi korban kekerasan.

Ia menambahkan bahwa Komisi III akan melakukan evaluasi mendalam terhadap implementasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (UU PKS) untuk memastikan bahwa aturan tersebut dapat berjakan efektif di lapangan. "Kami perlu memastikan bahwa korban mendapatkan keadilan dan perlindungan yang memadai, serta pelaku menerima hukuan yang sepadan dengan tindakannya," tegas Bambang.

Tanggung Jawab Sosial dan Edukasi

Selain penegakan hukum, Ketua Komisi III juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mencegah kekerasan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak diam menyaksikan kekerasan terjadi di sekitar mereka. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi sesama, terutama bagi yang berada dalam posisi rentan," ujarnya.

Polda Metro Jaya sendiri telah menginisiasi program edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya non-kekerasan dan menghormati perempuan. Program ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk komunitas dan lembaga swadaya masyarakat.

Komitmen Terus Melakukan Evaluasi

Bambang Wuryanto menegaskan bahwa Komisi III akan terus melakukan monitoring terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan, termasuk insiden di Senayan. Ia menyatakan akan mengundang pimpinan Polda Metro Jaya dan pejabat terkait untuk mendapatkan laporan lengkap mengenai penanganan kasus ini.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi korban yang merasa tidak aman dan tidak ada lagi pelaku yang merasa dapat menghindar dari hukum. Kekerasan terhadap perempuan adalah masalah serius yang memerlukan solusi komprehensif," pungkasnya.

Insiden di Senayan ini menjadi sorotan penting dalam upaya pemberantasan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Respons cepat dari pihak kepolisian dan dukungan dari pihak legislatif diharapkan dapat menjadi contoh dalam penanganan kasus serupa di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter