03, 2026
Nasional

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Api Berkobar Hebat

Kebakaran melanda TPA Putri Cempo, Solo. Api diduga berasal dari tumpukan sampah dan diperparah oleh angin kencang.]]>

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Api Berkobar Hebat

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Api Berkobar Hebat

Api membubung tinggi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (15/3) siang. Kebakaran yang terjadi di area penimbunan sampah tersebut terlihat sangat dahsyat dengan asap hitam pekat menyelimuti sekitar lokasi. Warga sekitar terlihat panik menyaksikan api berkobar di salah satu TPA terbesar di Jawa Tengah ini.

Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Surakarta, Muhammad Fajar Suryawan, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 11.30 WIB. Api pertama kali muncul di area penimbunan sampah organik yang sudah lama menumpuk di sebelah timur lokasi TPA.

Upaya Pemadaman Berlangsung Berjam-jam

Puluhan personel Damkar Kota Surakarta langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, api yang sudah menghanguskan ratusan meter persegi area penimbunan sampah sulit dikendalikan. Tim pemadam kebakaran juga mendapat bantuan dari petugas dari TPA Putri Cempo sendiri serta warga setempat.

"Kita menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air. Namun karena luasnya area kebakaran, kita masih terus menambah personel dan alat berat untuk membuka akses," jelas Fajar.

Sejak pukul 14.00 WIB, api mulai mulai dapat dikendalikan meskipun masih ada titik-titik api yang masih menyala. Petugas terus melakukan penyiraman di sekitar area kebakaran untuk mencegah api kembali membesar. Diperkirakan pemadaman akan berlangsung hingga malam hari.

Dampak Terhadap Kesehatan Warga

Asap hitam yang tebal dari kebakaran TPA Putri Cempo menyebabkan kualitas udara di sekitar lokasi menjadi buruk. Warga di sekitar TPA dan beberapa kelurahan terdekat mengeluhkan mata yang terasa irit dan sesak napas. Beberapa warga bahkan mengenakan masker untuk melindungi diri dari asap.

"Asapnya sangat pekat, kami di kompleks perumahan di dekat sini terpaksa menutup jendela dan mematikan AC untuk mencegah asap masuk ke dalam rumah," ujar Siti, warga setempat.

Dinas Kesehatan Kota Surakarta telah meminta warga untuk berhati-hati terhadap dampak asap kebakaran. Warga yang memiliki keluhan kesehatan terkait asap disarankan untuk segera datang ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sementara itu, penyebab kebakaran di TPA Putri Cempo masih dalam penyelidikan. Kepala TPA Putri Cempo, Budi Santoso, mengatakan bahwa kebakaran dapat disebabkan oleh api pembakaran sampah yang tidak terkontrol oleh warga sekitar.

"Kemungkinan besar ada warga yang membakar sampah di dekat area penimbunan. Karena kondisi sampah yang kering, api dengan cepat menyebar," ujar Budi.

Pemerintah Kota Surakarta sendiri akan menginvestigasi lebih lanjut tentang penyebab pasti kebakaran ini. Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, memerintahkan pihaknya untuk menindak tegas pelaku pembakaran sampah yang menyebabkan kebakaran besar ini.

TPA Putri Cempo dalam Kondisi Kritis

TPA Putri Cempo yang berlokasi di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, ini sebenarnya telah direncanakan akan ditutup pada 2023 lalu. Namun karena belum adanya tempat pengolahan sampah pengganti, TPA ini masih tetap digunakan hingga kini.

Kondisi TPA yang sudah penuh dan penataan yang kurang teratur menjadi salah satu faktor yang menyulitkan penanganan kebakaran. Selain itu, minimnya fasilitas pemadaman kebakaran di lokasi juga menjadi tantangan tersendiri.

"Kami sedang menyiapkan rencana relokasi TPA ke lokasi baru di Desa Jatisawit, Kecamatan Jaten, Karanganyar. Semoga dengan adanya TPA baru ini, masalah kebakaran dan pengelolaan sampah dapat lebih terkontrol," pungkas Walikota Hadi Rudyatmo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter