18, 2026
Teknologi

Keamanan Siber Berbasis AI Bawa Peris.ai Raih IN-Apps Digital Award 2026

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Keamanan Siber Berbasis AI Bawa Peris.ai Raih IN-Apps Digital Award 2026

Peris.ai, perusahaan teknologi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan asal Indonesia, berhasil meraih penghargaan bergengsi IN-Apps Digital Award 2026 dalam kategori Teknologi Keamanan Siber Terdepan. Penghargaan ini diberikan atas inovasi canggih sistem keamanan siber yang dikembangkan perusahaan tersebut yang mampu mendeteksi dan mencegah ancaman siber dengan akurasi tinggi.

Peris.ai berhasil mengungguli puluhan peserta lainnya dalam ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Digital Indonesia (AIDI). Sistem keamanan siber yang dikembangkan oleh perusahaan ini menggabungkan teknologi kecerdasan buatan tingkat lanjut dengan analisis perilaku untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap berbagai macam ancaman digital.

Inovasi Teknologi Revolusioner

Sistem keamanan siber yang dikembangkan Peris.ai menggunakan arsitektur berbasis kecerdasan buatan yang mampu belajar dan adaptasi terhadap ancaman-ancaman baru secara real-time. Teknologi ini mampu menganalisis pola komunikasi jaringan, mendeteksi anomali aktivitas sistem, dan mengidentifikasi potensi ancaman bahkan sebelum terjadi serangan nyata.

"Kami mengembangkan sistem ini dengan memanfaatkan algoritma machine learning yang terus diperbarui berdasarkan data ancaman terkini," ujar Dr. Andi Pratama, Chief Technology Officer Peris.ai dalam konferensi pers seusai penghargaan. "Sistem kami mampu memproses miliaran data per detik untuk mengidentifikasi pola yang tidak biasa dan mengambil tindakan pencegahan secara otomatis."

Sistem ini telah diadopsi oleh berbagai perusahaan besar dan lembaga pemerintahan di Indonesia. Beberapa kasus berhasil dicegah termasuk upaya penyusupan jaringan korporasi, penyebaran malware bertarget tinggi, dan serangan ransomware yang ditujukan pada sistem kritis infrastruktur nasional.

Dampak pada Ekosistem Keamanan Digital Indonesia

Kemenangan Peris.ai dalam IN-Apps Digital Award 2026 menandakan kemajuan signifikan Indonesia dalam bidang teknologi keamanan siber. Penghargaan ini tidak hanya mengakui inovasi teknologi, tetapi juga kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman di Indonesia.

"Keamanan siber bukan lagi sekadar masalah teknis, tapi juga isu nasional yang mempengaruhi stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik," kata Budi Santoso, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang hadir dalam acara tersebut. "Inovasi seperti yang dilakukan Peris.ai sangat penting untuk memperkuat pertahanan digital bangsa."

Peris.ai juga telah membangun kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan sumber daya manusia di bidang keamanan siber. Perusahaan menyelenggarakan program magang dan pelatihan bagi mahasiswa teknik informatika serta beasiswa bagi peneliti di bidang keamanan siber berbasis AI.

Visi Masa Depan

Dengan meraih penghargaan ini, Peris.ai berencana untuk memperluas jangkauan teknologi mereka ke pasar internasional. Perusahaan sedang dalam tahap pengembangan sistem keamanan siber berbasis quantum computing yang diharapkan mampu mengatasi ancaman-ancaman masa depan yang lebih kompleks.

"Kami tidak berhenti di sini. Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berinovasi," tambah Andi Pratama. "Kami berencana untuk meluncurkan platform keamanan siber berbasis cloud pada kuartal pertama tahun depan yang akan memberikan aksesibilitas yang lebih luas bagi berbagai ukuran perusahaan."

Ekspansi Peris.ai ke pasar global akan dimulai dengan fokus pada negara-negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah, di mana permintaan akan solusi keamanan siber sedang meningkat. Perusahaan telah membuka kantor perwakilan di Singapura dan sedang mempersiapkan ekspansi ke negara-negara Teluk.

Komitmen pada Keamanan Digital Nasional

Peris.ai menegaskan komitmen mereka untuk terus berkontribusi pada pengembangan ekosistem digital Indonesia yang aman dan terpercaya. Selain fokus pada pengembangan teknologi, perusahaan juga aktif dalam memberikan edukasi keamanan siber kepada masyarakat umum dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kita perlu memastikan bahwa keamanan siber tidak menjadi hak istimewa bagi perusahaan besar saja," jelas Maya Sari, Head of Corporate Social Responsibility Peris.ai. "Melalui program edukasi dan program akses terjangkau, kami berusaha membantu seluruh lapisan masyarakat untuk terlindungi dari ancaman digital."

Dengan meraih penghargaan internasional ini, Peris.ai membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan inovasi teknologi keamanan siber yang dapat bersaing di panggung global. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan teknologi lain di Indonesia untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan industri digital nasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter