Kapal Motor Mati Mesin di Laut Banggai, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengerahkan tim pencarian dan pertolongan (SAR) setelah sebuah kapal motor (KM) dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Laut Banggai, Sulawesi Tengah. Insiden ini terjadi pada Rabu (15/3) pagi dan hingga kini tim SAR masih melakukan pencarian untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Kronologi Insiden
KM dengan nama "Sinar Bahari" yang mengangkut sejumlah penumpang dan barang bawaan sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Banggai menuju Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurut laporan yang diterima Basarnas, kapal tersebut mengalami mati mesin secara mendadak sekitar pukul 08.30 WITA saat berada sekitar 15 mil dari pantai Banggai.
Kapal yang berukuran sekitar 20 meter ini membawa 12 penumpang dan 5 awak kapal. Saat mesin tiba-tiba mati, cuaca di lokasi dikabarkan sedang buruk dengan gelombang setinggi 2-3 meter dan angin kencang yang bertiup dari arah barat daya.
Upaya SAR Berlangsung
Berdasarkan laporan yang masuk, Basarnas langsung mengaktifkan posko SAR dan mengerahkan tim dari Unit SAR Palu. Tim SAR yang terdiri dari personel Basarnas dan relawan SAR segera berangkat menggunakan KM SAR 005 untuk melakukan pencarian.
Tim SAR menggunakan alat bantu navigasi seperti Automatic Identification System (AIS) dan radar untuk melacak posisi kapal yang hilang kontak. Selain itu, tim juga melakukan komunikasi radio dengan kapal-kapal lain di sekitar lokasi untuk meminta informasi mengenai KM Sinar Bahari.
Kondisi Cuaca yang Menantang
Proses pencarian terkendala oleh kondisi cuaca yang tidak menentu di perairan Laut Banggai. Selain gelombang yang cukgi tinggi, arus laut di lokasi juga terbilang kuat, yang mempersulit tim SAR untuk menemukan kapal yang mengalami mati mesin.
Status Penumpang dan Awak Kapal
Saat ini, status keamanan 17 orang di kapal (12 penumpang dan 5 awak) masih dalam status tidak pasti. Basarnas belum menerima laporan adanya korban jiwa atau kapal tenggelam.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Basarnas telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam operasi pencarian ini. Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, Dinas Perhubungan, dan TNI AL turut terlibat dalam operasi SAR ini.
Tips Keselamatan di Laut
Insiden ini menyor pentingnya persiapan dan keselamatan saat berlayar di laut. Basarnas menyarankan kepada para nelayan dan pelaku pelayaran untuk selalu memeriksa kondisi kapal sebelum berlayar serta membawa peralatan darurat yang lengkap.
Saat ini operasi pencarian masih berlangsung dan Basarnas akan terus memberikan update mengenai perkembangan pencarian KM Sinar Bahari. Tim SAR berharap dapat menemukan kapal dan seluruh penumpang dalam keadaan selamat.
Komentar (0)