17, 2026
Olahraga

John Herdman Belajar Banyak Atmosfer SUGBK dari Persija Vs Persib

Persija Jakarta vs Persib Bandung digelar pada akhir pekan lalu. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, banyak belajar atmosfer SUGBK dari laga itu.]]>

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

John Herdman Belajar Banyak Atmosfer SUGBK dari Persija Vs Persib

John Herdman Belajar Banyak Atmosfer SUGBK dari Persija Vs Persib

John Herdman, pelatih tim nasional Indonesia, menyatakan bahwa ia belajar banyak dari atmosfer yang tercipta saat Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pertandingan persahabatan yang berakhir dengan skor 2-2 untuk Persija pada Rabu (15/11/2023) menjadi pengalaman berharga bagi Herdman dalam memahami sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, Herdman dikenal sebagai pelatih yang sukses membawa Kanada dan Selandia Baru ke level yang lebih baik. Kini, ia menghadapi tantangan baru dengan mengelola tim nasional Indonesia yang memiliki basis penggemar yang sangat fanatik. Pertandingan antara dua tim raksasa sepak bola Indonesia ini menjadi ajang bagi Herdman untuk mempelajari lebih dekat bagaimana atmosfer sepak bola di Indonesia.

Atmosfer Khas Persija Vs Persib

Atmosfer di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat pertandingan antara Persija dan Persib benar-benar memukau. Ribuan penontong memenuhi stadion dengan berbagai adegan dukungan yang menunjukkan persaingan sengit antara dua tim ini. Herdman terlihat terpukau dengan dukungan yang diberikan oleh suporter kedua tim.

"Saya sudah mendengar banyak tentang rivalitas antara Persija dan Persib, tetapi melihat langsung adalah pengalaman yang berbeda sepenuhnya," ujar Herdman usai pertandingan. "Atmosfernya luar biasa dan ini adalah hal yang tidak bisa Anda temukan di banyak negara. Para suporter benar-benar menjadi pemain ke-12 di lapangan."

Pertandingan ini juga menjadi ajang bagi Herdman untuk melihat bagaimana para pemain Indonesia beradaptasi di bawah tekanan. Kedua tim menunjukkan performa yang impresif dengan gol-gol yang diciptakan oleh pemain-pemain muda dari Persija seperti Ramaiola dan Egy Maulana Vikri, sementara Persib membalas melalui gol-gol dari Ezechiel N'Douassel dan Boaz Solossa.

Pelajaran untuk Tim Nasional

Bagi Herdman, pertandingan persahabatan ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan kesempatan emas untuk mempelajari karakter para pemain Indonesia. Ia melihat bagaimana para pemain dapat tetap fokus meski dihadapkan pada tekanan yang sangat besar dari para suporter.

"Saya melihat dari dekat bagaimana para pemain Indonesia bekerja di bawah tekanan. Ini adalah pelajaran berharga bagi kami dalam mempersiapkan tim nasional. Karakter yang ditunjukkan oleh pemain-pemain di lapangan adalah sesuatu yang ingin kami bangun di tim nasional," jelas Herdman.

Selain itu, Herdman juga menyatakan bahwa ia terkesan dengan kualitas permainan yang ditunjukkan oleh pemain-pemain muda dari kedua tim. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sepak bola di masa depan dengan mengandalkan generasi muda yang berbakat.

Langkah Selanjutnya

Setelah menyaksikan pertandingan antara Persija dan Persib, Herdman menegaskan bahwa ia akan menerapkan beberapa hal yang ia pelajari dari pertandingan ini dalam program persiapan tim nasional. Salah satunya adalah bagaimana menciptakan atmosfer serupa saat tim nasional bertanding.

"Kita perlu menciptakan atmosfer yang serupa saat tim nasional bertanding. Para pemain harus merasa didukung oleh ribuan orang, bukan hanya ratusan. Ini akan memberikan motivasi ekstra bagi mereka untuk memberikan yang terbaik," tambahnya.

Dengan pengalaman yang ia dapatkan dari SUGBK, Herdman optimis dapat membawa tim nasional Indonesia ke level yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu tim kuat di Asia, asalkan dapat memanfaatkan sepenuhnya potensi yang dimiliki.

Sebagai langkah awal, Herdman akan mulai mengevaluasi performa para pemain Indonesia yang tampil dalam pertandingan ini untuk dipertimbangkan dalam skuad tim nasional. Ia juga berencana untuk mengadakan latihan tambahan guna meningkatkan kualitas tim sebelum menghadapi kompetensi internasional berikutnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter