31, 2026
Teknologi

Jembatan Ambruk Usai Diresmikan, Dandim Pangandaran Minta Maaf

Dandim Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf soal ambruknya Jembatan Pongpet saat dilintasi rombongan Bupati Citra Pitriyami.]]>

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jembatan Ambruk Usai Diresmikan, Dandim Pangandaran Minta Maaf

Jembatan Ambruk Usai Diresmikan, Dandim Pangandaran Minta Maaf

Dalam kejadian yang mengejutkan, jembatan yang baru saja diserahkan untuk penggunaan umum secara resmi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, secara mendadak ambruk. Kecelakaan ini menimbulkan luka berat bagi beberapa penumpang dan memicu reaksi kekerasan dari warga setempat. Dandim (Danabakti Militer Daerah) Pangandaran, Letkol Inf. Drs. H. Agus Suhartono, mengumumkan penilaian kinerja pihak yang berhubungan dan meminta maaf atas kecelakaan yang terjadi. Jembatan yang berada di daerah Perak, Kecamatan Cikalong, diserahkan untuk penggunaan resmi oleh Dandim Pangandaran sebelumnya. Walau masih dalam tahap pengujian, jembatan ini telah dibuka untuk masyarakat untuk menghindari gangguan lalu lintas di jalur yang sebelumnya. Sayangnya, tak lama setelah resmikan, jembatan tersebut mengalami kerusakan parah. Sebuah tim penyelidikan segera diatur untuk menginvestigasi penyebab ambruknya jembatan ini. Menurut Dandim Pangandaran, kecelakaan ini disebabkan karena berbagai faktor, termasuk desain yang kurang kuat dan material yang digunakan yang tidak memenuhi standar. "Kami sepenuhnya bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi dan mengundang kembali semua penumpang yang mengalami luka untuk pemeriksaan kesehatan," kata Agus Suhartono dalam konferensi pers yang diadakan. Penumpang yang mengalami luka berat diselamatkan dengan segera dan diangkut ke rumah sakit terdekat. Beberapa di antaranya mengalami luka parah, seperti patah tulang dan luka bakar. Para penduduk yang mendukung keluarga korban menggugat pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini, dengan alasan kerusakan yang terjadi sebelum jembatan resmi dibuka untuk umum. Pihak pengembang jembatan, PT. Jasa Infrastruktur Nusantara, mengumumkan untuk melakukan pemeriksaan kembali atas seluruh proyek lainnya yang sedang dijalankan. "Kami mengecam kecelakaan yang terjadi dan berkomitmen untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi. Seluruh proyek lainnya akan diuji kembali untuk memastikan keamanan dan kestabilan," kata Direktur Utama PT. Jasa Infrastruktur Nusantara, Bambang Prasetyo. Dandim Pangandaran meminta maaf kepada warga setempat atas kesalahan yang terjadi dan berjanji untuk memperbaiki kesalahan segera. "Kami mengundang warga untuk memberikan umpan balik tentang pengembangan jembatan ini. Kepuasan warga adalah prioritas utama kami," kata Agus Suhartono. Kecelakaan ini memunculkan perhatian khusus dari pemerintah daerah dan pusat. Gubernur Jawa Barat, Djanwar Pranoto, mengirim tim pengevaluasi untuk memeriksa seluruh proyek jembatan di wilayahnya. "Kami akan mengecek semuanya untuk memastikan keamanan dan kestabilan. Kecelakaan seperti ini tidak boleh terjadi lagi," kata Djanwar Pranoto. Para ahli mengatakan bahwa kecelakaan ini dapat disebabkan karena berbagai faktor, termasuk penggunaan material yang buruk, desain yang kurang kuat, dan pengujian yang tidak memadai. "Jembatan adalah struktur yang berat dan memerlukan pengujian yang mendalam sebelum diserahkan untuk penggunaan umum," kata seorang ahli struktur, dr. Ir. Agus Wibowo. Warga setempat mengungkapkan kefrustrasian mereka terhadap kecelakaan ini. "Kami kecewa karena jembatan yang diserahkan masih berhubungan dengan gangguan lalu lintas di jalur yang sebelumnya. Jembatan ini seharusnya dapat mempermudah perjalanan kami," kata penduduk desa Cikalong. Dandim Pangandaran mengusulkan untuk mempertimbangkan alternatif yang lebih aman untuk masyarakat setempat sementara pemeriksaan dan perbaikan dilakukan. "Kami akan mempertimbangkan semua alternatif untuk memastikan keamanan masyarakat setempat sementara kami melakukan pemeriksaan mendalam," kata Agus Suhartono. Kecelakaan ini adalah peringatan bagi para pejabat dan pihak yang berhubungan tentang pentingnya keamanan dan kestabilan dalam pengembangan infrastruktur. Dandim Pangandaran memohon kepada seluruh pihak untuk bekerja sama untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi dan memastikan keamanan masyarakat di masa mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter