17, 2026
Nasional

Jangan Tertipu Calo Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu, Lapor ke Sini

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jangan Tertipu Calo Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu, Lapor ke Sini

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang menawarkan kartu gratis Transjakarta dengan imbalan uang sebesar Rp500 ribu. Calon penumpang yang tertarik dengan penawaran ini akhirnya tidak mendapatkan kartu gratis yang dijanjikan, malah mengalami kerugian finansial.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima beberapa laporan terkait penyebaran informasi palsu mengenai distribusi kartu gratis Transjakarta. Menurutnya, oknum tidak bertanggung jawab ini memanfaatkan minat masyarakat yang tinggi terhadap program subsidi transportasi publik yang dijalankan pemerintah daerah.

Modus Penipuan yang Beredar

Modus penipuan ini beredar melalui pesan singkat (SMS) dan media sosial. Pelaku menghubungi calon korban dengan menyebutkan bahwa mereka telah terpilih sebagai penerima kartu gratis Transjakarta. Namun, untuk aktivasi kartu tersebut, korban diminta mentransfer uang sebesar Rp500 ribu sebagai biaya administrasi atau biaya pengiriman.

Dalam pesan tersebut, pelaku juga menyertakan nomor kontak dan alamat website palsu yang terlihat mirip dengan situs resmi Transjakarta. Korban yang tidak curiga akhirnya melakukan transfer sesuai permintaan tersebut, namun tidak pernah menerima kartu gratis yang dijanjikan.

"Kami ingin menyatakan dengan tegas bahwa pemerintah provinsi tidak pernah meminta biaya apa pun dalam proses penerbitan kartu gratis Transjakarta. Semua biaya ditanggung pemerintah daerah sebagai bentuk komitmen untuk memudahkan akses transportasi publik bagi warga Jakarta," jelas Syafrin Liputo.

Respon Pemerintah Provinsi

Sebagai antisipasi penyebaran modus penipuan ini, pemerintah provinsi telah melakukan sejumlah langkah. Pertama, pihaknya memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindak pelaku penipuan tersebut. Kedua, dilakukan sosialisasi intensif melalui berbagai media untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga telah memperbarui informasi resmi mengenai program kartu gratis Transjakarta melalui situs resmi dan akun media sosial resmi. Informasi tersebut menjelaskan prosedur pendaftaran yang benar dan tidak adanya biaya yang dikenakan kepada penerima manfaat.

"Kami mendorong masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap penawaran yang terlalu menggiurkan, terutama jika diminta untuk melakukan transfer uang sebelum menerima barang atau jasa. Jika ada yang menawarkan kartu gratis Transjakarta dengan imbalan uang, segera laporkan kepada kami," tambah Syafrin.

Cara Mendaftar Kartu Gratis Transjakarta yang Resmi

Bagi warga Jakarta yang berhak menerima kartu gratis Transjakarta, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Transjakarta atau melalui aplikasi JakOne. Pendaftar wajib melengkapi data pribadi dan mengunggah dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.

Setelah proses verifikasi selesai, pihak Transjakarta akan menghubungi pendaftar untuk pencairan kartu secara gratis. Proses ini tidak dikenakan biaya apa pun. Kartu akan dikirim ke alamat yang terdaftar dalam pendaftaran.

Untuk memastikan keamanan data, pemerintah provinsi menyarankan masyarakat untuk tidak memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak terverifikasi. Selain itu, selalu periksa keaslian website atau aplikasi sebelum melakukan pendaftaran atau memberikan data pribadi.

Laporan Penipuan dapat Dilakukan ke Beberapa Saluran

Masyarakat yang menemukan atau menjadi korban modus penipuan kartu gratis Transjakarta dapat melaporkan ke beberapa saluran resmi. Pertama, dapat menghubungi Call Center Transjakarta di nomor 121 atau 1500456. Kedua, melalui email resmi di customer.service@transjakarta.co.id. Ketiga, melalui akun media sosial resmi Transjakarta.

Selain itu, laporan juga dapat disampaikan ke Polrestro setempat atau melalui aplikasi layanan pengaduan masyarakat yang telah disediakan pemerintah provinsi. Dengan adanya laporan yang masuk, pihak berwenang dapat segera menindak pelaku penipuan dan mencegah korban lain.

Kepala Dinas Perhubungan menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus berupaya memberikan kemudahan akses transportasi publik bagi warga Jakarta. "Modus penipuan ini tidak boleh menghalangi program kita untuk memberikan subsidi transportasi kepada warga yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan memastikan semua program berjalan dengan transparan," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter