17, 2026
Nasional

Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut, Pramono Ungkap Targetnya

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Dikebut, Pramono Ungkap Targetnya

Pemerintah mempercepat pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proyek yang menjadi bagian dari peningkatan sistem transportasi publik ini dikebut agar bisa selesai tepat waktu. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa pengerjaan proyek ini menjadi prioritas utama pemerintah untuk mengatasi kemacetan di ibu kota.

Kepala Badan Penyelenggara Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR, Pramono Winarno, menyatakan bahwa pembangunan jalan sejajar rel di koridor Pasar Minggu hingga Kebayoran Lama ini ditargetkan bisa diselesaikan pada akhir tahun 2023. Proyek dengan nilai investasi mencapai Rp 1,2 triliun ini memiliki panjang total 12,5 kilometer dan dilaksanakan untuk meningkatkan konektivitas serta memperlancar arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Target Pembangunan dan Manfaat yang Diharapkan

Pramono menjelaskan bahwa pembangunan jalan sejajar rel ini dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor penting. "Kita menargetkan proyek ini bisa selesai sebelum akhir tahun 2023. Saat ini pengerjaan sudah mencapai 40% dan berjalan sesuai jadwal," ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan di lokasi proyek, Jumat (15/9/2023).

Proyek ini rencananya akan memiliki dua jalur jalan dengan lebar masing-masing 7 meter, dilengkapi dengan trotoar sepanjang 1,5 meter di kedua sisi. Selain itu, akan dibangun empat jembatan layang untuk menyeberangi rel kereta api serta fasilitas drainase dan penataan ruang terbuka yang memadai.

Dengan adanya jalan ini, diharapkan dapat mengurangi beban jaringan jalan utama di kawasan Pasar Minggu yang sering macet. Selain itu, jalan sejajar rel ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin menghindari kemacetan di ruas Jl. RS Fatmawati atau Jl. Pasar Minggu yang padat.

Tantangan dalam Pelaksanaan Proyek

Meski targetnya ambisius, Pramono mengakui bahwa ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan proyek ini. Salah satu tantangan utama adalah masalah akses ke lokasi pekerjaan yang terbatas karena beberapa titik proyek berada di dekat perumahan padat dan aktivitas pasar yang masih berjalan.

"Kita harus koordinasi dengan pihak KAI (Kereta Api Indonesia) karena ada pekerjaan yang dilakukan di sekitar rel kereta api. Selain itu, kita juga harus memastikan tidak mengganggu aktivitas warga sekitar," jelas Pramono.

Untuk mengatasi tantangan ini, pihak Kementerian PUPR bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta dan pemerintah setempat. Dilakukan juga komunikasi intensif dengan masyarakat sekitar untuk memastikan tidak ada konflik selama pelaksanaan proyek berlangsung.

Bagian dari Strategi Penataan Transportasi Jakarta

Pembangunan jalan sejajar rel Pasar Minggu ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menata sistem transportasi Jakarta. Proyek ini sejalan dengan rencana pengembangan moda transportasi umum yang terintegrasi, termasuk peningkatan layanan Kereta Api Ringan (LRT) dan MRT Jakarta.

Menurut Basuki Hadimuljono, peningkatan infrastruktur transportasi ini sangat penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. "Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan masyarakat lebih tertarik menggunakan transportasi publik, sehingga volume lalu lintas kendaraan pribadi dapat berkurang," ujarnya.

Selain itu, pembangunan jalan sejajar rel ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi kawasan Pasar Minggu. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi di pasar tradisional dan sekitarnya dapat lebih berkembang.

Peningkatan Kualitas Jalan di Sekitarnya

Sebagai bagian dari peningkatan sistem jaringan jalan, pemerintah juga melakukan rehabilitasi dan perbaikan pada beberapa ruas jalan di sekitar proyek. Termasuk perbaikan jembatan, peningkatan sistem drainase, serta penataan lampu penerangan jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

"Kita juga akan memastikan kualitas jalan yang dibangun ini tahan lama dan meminimalkan biaya pemeliharaan di masa depan. Untuk itu, kita menggunakan bahan berkualitas tinggi dan standar konstruksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku," tambah Pramono.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, pemerintah optimis bahwa proyek jalan sejajar rel Pasar Minggu ini tidak hanya akan selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Jakarta dalam mengatasi masalah transportasi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter