17, 2026
Nasional

Identitas 2 Anggota KKB Penembak ASN di Jayawijaya

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Identitas Dua Anggota KKB Pelaku Penembakan ASN di Jayawijaya Diketahui

Penyidik Polres Jayawijaya berhasil mengungkap identitas dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menjadi pelaku penembakan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua. Penemuan ini menjadi titik balik dalam upaya penegakan hukum atas insiden yang menewaskan seorang ASN dan melukai orang lain beberapa waktu lalu.

Proses Identifikasi Pelaku

Identitas kedua anggota KKB ini diketahui melalui proses penyelidikan intensif yang dilakukan tim gabungan dari Polres Jayawijaya dan Polresta Jayapura. Tim penyidik berhasil mengumpulkan berbagai bukti termasuk keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), serta analisis intelijen yang mengarah pada identitas para pelaku.

Kepala Polres Jayawijaya, AKBP Budi Santoso mengungkapkan bahwa identifikasi kedua pelaku merupakan hasil dari kerja keras selama beberapa pekan terakhir. "Kami telah melakukan penyelidikan mendalam dan akhirnya berhasil mengidentifikasi dua anggota KKB yang menjadi pelaku penembakan terhadap ASN di Kabupaten Jayawijaya," ujar Budi Santoso dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada Rabu (15/3) lalu.

Latar Belakang Insiden Penembakan

Insiden penembakan terjadi pada tanggal 5 Maret 2023 di sekitar kawana Distrik Kurima, Kabupaten Jayawijaya. Korban bernama Yulius Douw, se ASN yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Jayawijaya, ditembak oleh sekelompok orang bersenjata saat dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya.

Saat kejadian, korban bersama seorang rekannya hendak kembali ke tempat tinggal setelah menyelesaikan tugas di lapangan. Tiba-tiba, mereka diserang oleh sekelompok orang bersenjata yang berjumlah sekitar lima orang. Yulius Douw ditempatkan di bagian dada dan tewas di tempat, sementara rekannya berhasil melarikan diri meskipun mengalami luka ringan akibat tembakan.

Identitas dan Latar Belakang Pelaku

Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua anggota KKB yang berhasil diidentifikasi adalah Gobai (32) dan Yeremia (28). Keduanya merupakan warga asli Distrik Kurima yang diketahui telah bergabung dengan kelompok separatis bersenjata sejak tahun 2020.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya, Gobai pernah bekerja sebagai tenaga honorer di pemerintah daerah sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan kelompok KKB. Sedangkan Yeremia merupakan mantan anggota TNI yang mengundurkan diri dan kemudian bergabung dengan kelompok separatis.

Polisi menyebutkan bahwa kedua pelaku ini merupakan anggota aktif dalam kelompok KKB yang beroperasi di wilayah Jayawijaya. Mereka terlibat dalam berbagai aksi kekerasan dan penyergapan terhadap aparat keamanan serta ASN yang bekerja di daerah tersebut.

Penangkapan dan Upaya Penegakan Hukum

Selah identitas kedua pelaku berhasil diungkap, tim gabungan Polri dan TNI langsung melakukan pengejaran. Pada tanggal 12 Maret 2023, Gobai berhasil ditangkap di sebuah persembunyian di Distrik Kurima, sementara Yeremia masih buronan.

Polisi juga menyita beberapa barang bukti lainnya termasuk dokumen-dokumen yang menunjukkan keterlibatan Gobai dalam kegiatan KKB. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan informasi mengenai jaringan dan rencana aksi kelompok KKB di wilayah tersebut.

Reaksi Pemerintah dan Masyarakat

Insiden penembakan ASN ini menuai reaksi kritis dari berbagai pihak. Pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya menyatakan kecaman tegas terhadap aksi kekerasan yang menargetkan ASN yang sedang menjalankan tugas.

"ASN adalah tulang punggung pelayanan publik. Kekerasan terhadap ASN tidak dapat ditoleransi dan harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo dalam siaran persnya.

Sementara itu, masyarakat setempat menyatakan prihatin atas terus berlanjutnya aksi kekerasan di wilayah mereka. Mereka berharap aparat keamanan dapat segera menangkap seluruh anggota KKB yang terlibat dalam berbagai aksi kekerasan demi menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.

Tindak Lanjut Penyidikan

Polres Jayawijaya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan lengkap kelompok KKB di wilayah tersebut. Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan pihak berwenang lainnya untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Penyidik juga masih menyelidiki motif di balik penembakan terhadap ASN tersebut. Beberapa kemungkinan sedang dipertimbangkan termasuk motif politik, ekonomi, atau eksternal yang memanfaatkan kondisi sosial di Papua untuk menciptakan ketegangan.

Dengan pengungkapan identitas dua anggota KKB ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penegakan hukum dan memberikan rasa aman bagi ASN dan masyarakat yang tinggal di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter