01, 2026
Politik

HUT ke-81 DPR, Puan Soroti Kedekatan Parlemen dengan Rakyat

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

HUT ke-81 DPR, Puan Soroti Kedekatan Parlemen dengan Rakyat

Pemerintah Indonesia merayakan ulang tahun ke-81 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan menyorosi pentingnya kedekatan antara parlemen dengan rakyat. Peringatan yang jatuh pada 29 Agustus ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja DPR dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan selama ini.

Ketua DPR Puan Maharani dalam sambutannya menekankan bahwa kedekatan dengan konstituen adalah esensi dari demokrasi representatif. Menurutnya, DPR harus senantiasa mendengar aspirasi rakyat dan menjadikannya sebagai dasar dalam pembentukan kebijakan.

"Kedekatan ini bukan sekadar slogan, tapi harus menjadi bagian dari DNA setiap anggota DPR. Kita harus turun ke bawah, mendengar langsung suara rakyat, dan memastikan setiap kebijakan yang dibuat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Puan.

Fungsi Legislatif yang Responsif

Dalam perjalanan 81 tahunnya, DPR telah mengalami evolusi dalam menjalankan fungsi legislatif. Dari masa Orde Lama hingga reformasi, parlemen terus berupaya membangun sistem hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat. Puan menyatakan bahwa DPR saat ini telah mengembangkan berbagai mekanisme untuk memastikan setiap rancangan undang-undang (RUU) melalui proses yang partisipatif.

"Kami telah mengimplementasikan program-legislasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, praktisi, dan masyarakat sipil. Tujuannya adalah agar RUU yang kita hasilkan tidak hanya memenuhi standar hukum, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil di masyarakat," jelasnya.

Pengawasan yang Efektif

Salah satu fungsi vital DPR adalah pengawasan terhadap eksekutif. Puan menegaskan bahwa DPR telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengawasan, mulai dari pengawasan anggaran hingga evaluasi kinerja menteri.

"Pengawasan kita tidak berhenti pada sidang umum atau rapat dengar pendapat. Kami juga melakukan kunjungan kerja ke daerah untuk memverifikasi langsung implementasi kebijakan. Dengan begitu, pengawasan kita menjadi lebih komprehensif dan berdampak nyata," tuturnya.

Kedekatan Melalui Program Kemitraan

Untuk memperkuat kedekatan dengan rakyat, DPR melalui berbagai fraksi mengimplementasikan program kemitraan dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal. Program ini bertujuan untuk memastikan aspirasi daerah terwujud dalam kebijakan nasional.

"Kita memiliki program DPR Goes to Village yang rutin digelar di berbagai pelosok negeri. Melalui program ini, anggota DPR tidak hanya bertemu dengan tokoh masyarakat, tetapi juga turun langsung ke desa untuk melihat kondisi infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan pendidikan," sebut Puan.

Tantangan di Era Digital

Di tengarap perkembangan teknologi digital, Puan mengakui bahwa DPR perlu beradaptasi untuk tetap dekat dengan rakyat. Platform digital menjadi salah satu solusi yang digunakan untuk memfasilitasi komunikasi antara parlemen dengan konstituen.

"Kami mengembangkan aplikasi dan media sosial sebagai sarana untuk mendengar aspirasi masyarakat secara real-time. Selain itu, kami juga menyelenggarakan forum online diskusi RUU sebelum disahkan, sehingga masyarakat bisa memberikan masukan secara lebih luas," paparnya.

Peran DPR dalam Krisis Global

Dalam menghadapi berbagai tantangan global seperti pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi, Puan menyorosi per DPR dalam merumuskan kebijakan yang responsif. DPR berperan aktif dalam mengawal pembentunan kebijakan darurat dan stimulus ekonomi yang memprioritaskan kesejahteraan rakyat.

"Selama pandemi, DPR bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan setiap kebijatan yang dibuat tepat sasaran dan cepat implementasinya. Kami juga melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran darurat untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan negara," ujarnya.

Memantapkan Demokrasi bagi Generasi Muda

Pada perayaan HUT ke-81 ini, Puan juga menekankan pentingnya menanamkan nilai demokrasi kepada generasi muda. DPR bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengintegrasikan literasi parlemen dalam kurikulum pendidikan.

"Kita harus memastikan generasi muda memahami bagaimana sistem demokrasi bekerja, termasuk peran DPR. Dengan memahami sejak dini, mereka akan menjadi warga negara yang lebih aktif dan kritis dalam menyampaikan aspirasinya," pungkas Puan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter