01, 2026
Teknologi

Huawei Watch GT 7 & GT 7 Pro Rilis 7 Oktober, Ini Spek dan Fitur Barunya

Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro resmi hadir di Indonesia membawa layar AMOLED 3.000 nits, baterai hingga 21 hari. Simak spesifikasi dan harganya.]]>

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Huawei Watch GT 7 & GT 7 Pro Rilis 7 Oktober, Ini Spek dan Fitur Barunya

Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro Meluncur 7 Oktober

Huawei dikabarkan akan memperkenalkan generasi terbaru jam pintar mereka, Huawei Watch GT 7 dan Watch GT 7 Pro, pada 7 Oktober mendatang. Peluncuran ini menandai kelanjutan lini Watch GT yang selama ini dikenal sebagai salah satu jam pintar dengan daya tahan baterai paling awet di kelasnya. Meski belum ada konfirmasi resmi dari Huawei mengenai tanggal peluncuran, sejumlah bocoran dan informasi dari sumber industri telah mengungkap gambaran awal mengenai spesifikasi kedua perangkat tersebut.

Lini Huawei Watch GT sendiri telah menjadi tulang punggung portofolio wearable Huawei di pasar global, termasuk Indonesia. Seri ini menyasar pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai panjang, pemantauan kesehatan yang lengkap, serta desain jam tangan klasik yang dapat dipakai sehari-hari maupun untuk aktivitas olahraga. Kehadiran Watch GT 7 dan GT 7 Pro diprediksi akan melanjutkan pendekatan tersebut dengan sejumlah peningkatan pada sisi kesehatan, material, dan konektivitas.

Desain dan Material

Berdasarkan informasi yang beredar, Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro akan mempertahankan bahasa desain khas seri GT, yakni bodi bundar dengan bezel tipis dan tampilan layar AMOLED. Ukuran layar diperkirakan berada di kisaran 1,32 hingga 1,43 inci, tergantung varian. Resolusi layar disebut meningkat dibandingkan generasi sebelumnya untuk memberikan ketajaman visual yang lebih baik, terutama saat menampilkan watch face informatif dan data olahraga secara real-time.

Perbedaan utama antara versi standar dan Pro kemungkinan terletak pada material. Watch GT 7 Pro diprediksi menggunakan bahan yang lebih premium seperti titanium atau paduan logam kelas atas, sementara versi standar tetap menggunakan paduan aluminium atau stainless steel. Ketahanan terhadap air juga menjadi salah satu aspek yang ditingkatkan, dengan sertifikasi yang memungkinkan penggunaan saat berenang maupun menyelam ringan.

Peningkatan pada Sektor Kesehatan

Salah satu daya tarik utama lini Watch GT adalah kemampuan pemantauan kesehatan. Pada Watch GT 7 dan GT 7 Pro, Huawei dikabarkan akan menyematkan sensor generasi baru yang mendukung pemantauan detak jantung, saturasi oksigen darah, tingkat stres, serta kualitas tidur dengan akurasi lebih tinggi. Fitur TruSeen dan TruSleep yang telah menjadi ciri khas Huawei diperkirakan akan diperbarui ke versi terbaru.

Selain itu, ada kemungkinan kehadiran fitur pemantauan tekanan darah dan analisis arteri yang sebelumnya muncul pada seri Watch D. Jika fitur ini benar-benar dihadirkan, maka Watch GT 7 Pro dapat menjadi salah satu jam pintar paling lengkap dalam hal pemantauan kesehatan tanpa harus mengorbankan desain yang ramping. Fitur pengukuran suhu kulit juga disebut akan ditingkatkan untuk mendukung analisis siklus menstruasi maupun deteksi dini kondisi tubuh tertentu.

Mode Olahraga dan Pelacakan Aktivitas

Dari sisi kebugaran, Watch GT 7 dan GT 7 Pro diprediksi mendukung lebih dari 100 mode olahraga, mencakup lari, bersepeda, berenang, hiking, hingga olahraga air. Pelacakan GPS menjadi salah satu aspek yang mendapat peningkatan, dengan dukungan sistem satelit ganda untuk akurasi rute yang lebih baik, terutama di area perkotaan padat atau medan pegunungan. Fitur pemandu latihan berbasis kecerdasan buatan juga kemungkinan besar hadir untuk memberikan rekomendasi latihan yang dipersonalisasi sesuai kondisi pengguna.

Untuk para pelari, fitur seperti analisis postur lari, zona detak jantung, dan pemulihan pasca-latihan menjadi nilai tambah tersendiri. Huawei selama ini dikenal aktif mengembangkan ekosistem kebugaran melalui aplikasi Huawei Health, sehingga data dari jam dapat langsung tersinkronisasi dengan perangkat lain dan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi fisik pengguna.

Baterai dan Sistem Operasi

Daya tahan baterai tetap menjadi keunggulan yang dijual Huawei pada lini Watch GT. Watch GT 7 dan GT 7 Pro diperkirakan mampu bertahan hingga dua minggu dalam pemakaian normal, dan sekitar sepekan jika fitur Always-On Display diaktifkan terus-menerus. Pada mode hemat daya ekstrem, baterai diklaim dapat bertahan hingga hampir sebulan, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang enggan sering mengisi daya.

Kedua perangkat akan menjalankan sistem operasi HarmonyOS versi terbaru. Meski demikian, untuk pasar global termasuk Indonesia, Huawei biasanya menyertakan dukungan terhadap aplikasi pihak ketiga yang populer di platform Android maupun iOS. Fitur panggilan Bluetooth, pemutaran musik, serta notifikasi pintar dari ponsel tetap menjadi bagian dari pengalaman penggunaan sehari-hari.

Harga dan Ketersediaan

Hingga saat ini, Huawei belum mengumumkan harga resmi Watch GT 7 dan GT 7 Pro. Namun, mengacu pada pola peluncuran seri sebelumnya, versi standar diperkirakan dibanderol di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta, sementara versi Pro berada di rentang Rp5 juta hingga Rp6 juta, tergantung varian tali dan material. Peluncuran global pada 7 Oktober diperkirakan akan diikuti ketersediaan di pasar Indonesia dalam beberapa pekan setelahnya.

Dengan kombinasi desain premium, daya tahan baterai panjang, serta fitur kesehatan dan olahraga yang terus disempurnakan, Huawei Watch GT 7 dan GT 7 Pro berpotensi menjadi pesaing serius di segmen jam pintar kelas menengah atas. Persaingan di pasar wearable memang semakin ketat, tetapi Huawei memiliki basis pengguna setia yang telah terbentuk sejak seri GT pertama diperkenalkan beberapa tahun lalu.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter