30, 2026
Nasional

Hercules Ada di Lokasi Kerusuhan 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Sayangkan Potongan Video untuk Bangun Framing

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/05/24/6a132973d127b-ketua-umum-grib-jaya-rosario-de-marshal-alias-hercules-tengah_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hercules Ada di Lokasi Kerusuhan 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Sayangkan Potongan Video untuk Bangun Framing

Ketua Umum Gerakan Relawan Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario De Marshal alias Hercules, mengakui hadir di lokasi aksi 27 Agustus lalu yang berujung pada kerusuhan di depan Istana Negara. Namun, ia menegaskan bahwa kehadirannya hanya sebagai pengamat netral dan menyesalkan adanya potongan video yang dianggap sengaja disusun untuk membangun narasi negatif terhadap dirinya.

Dalam konferensi pers yang digunakan pada Rabu (29/8/2023), Hercules menjelaskan bahwa ia tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, sebelum kerusuhan terjadi. Menurutnya, tujuannya hanya untuk memantau situasi dan memastikan jalannya aksi berjalan damai.

Penjelasan Hercules Soal Kehadirannya

"Saya hadir sebagai pengamat, bukan sebagai provokator. Saya ingin melihat langsung bagaimana reaksi masyarakat terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil," ucap Hercules.

Ia mengungkapkan bahwa saat tiba di lokasi, situasi masih kondusif dan berjalan dengan damai. Belembar orator sedang memberikan pidato, dan massa pendukung tampak tenang. Hercules mengaku hanya berdiri di tepi jalan dan tidak terlibat langsung dalam aksi tersebut.

Reaksi Terhadap Video yang Beredar

Sejumlah video menunjukkan Hercules berada di depan massa yang sedang berorasi, bahkan ada satu klip yang menunjukkan ia berbicara dengan menggunakan mikropon. Video tersebut menjadi viral di media sosial dan menimbulkan berbagai spekulasi.

"Video yang beredar itu adalah potongan dari rekaman yang lebih panjang. Mereka memotong bagian di mana saya mengatakan bahwa kita harus menjaga ketertiban dan tidak melakukan kekerasan," jelas Hercules.

Ia menunjukkan rekaman lengkapnya yang menunjukkan bahwa setelah memberikan saran untuk tetap damai, ia langsung meninggalkan lokasi sebelum kerusuhan terjadi. "Saya pergi sekitar pukul 16.30 WIB, sedangkan kerusuhan baru terjadi sekitar pukul 17.30 WIB," tambahnya.

Posisi Resmi GRIB Jaya

GRIB Jaya mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan penyesalan mereka atas cara media menggambarkan kehadiran Hercules. Menurut organisasi tersebut, potongan video yang beredar sengaja dimanipulasi untuk membangun framing negatif.

"Kami sayangkan ada pihak yang sengaja memotong video untuk menggambarkan ketua umum kami sebagai provokator. Padahal, bukti rekaman lengkap menunjukkan sebaliknya," kata Sekretaris Jenderal GRIB Jaya, Ahmad Fauzi.

Organisasi ini juga menegaskan bahwa seluruh anggotanya diinstruksikan untuk menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan kekerasan dalam setiap aksi. Mereka menganggap tuduhan yang ditujukan kepada Hercules sebagai upaya untuk menjelek-njelekan nama baik.

Tanggapan Pihak Keamanan

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana, saat dikonfirmasi mengenai pernyataan Hercules, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait peristiwa tersebut.

Ia menambahkan bahwa pihak keamanan sedang memeriksa beberapa saksi mata, termasuk yang menyatakan melihat Hercules di lokasi sebelum kerusuhan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah Hercules akan dimintai keterangan sebagai tersangka atau tidak.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Peristiwa ini menuai berbagai reaksi di masyarakat. Beberapa pihak menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarluaskan konten di media sosial. Sementara itu, ada juga yang menyerukan penyelidikan yang transparan dan adil.

Para aktivis media menyatakan kekhawatiran terhadap praktik potongan video yang dapat membingungkan publik. "Konteks sangat penting dalam pemahaman suatu peristiwa. Potongan video tanpa konteks dapat mengarahkan persepsi publik ke arah yang salah," kata seorang aktivis digital, Budi Santoso.

Sementara itu, Hercules dan timnya menyatakan siap bekerja sama dengan pihak keamanan untuk memberikan klarifikasi dan bukti-bukti yang dimiliki. Mereka menegaskan akan terus melindungi nama baik organisasi dan tidak akan gentar dengan upaya fitnah yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter