Hari Ke-7 Pencarian 5 Jurnalis Hilang, 18 Kapal Sisir Anak Krakatau
Operasi pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda pada Minggu (26/11/2023) memasuki hari ketujuh. Pencarian yang melibatkan 18 kapal penangkap ikan dan kapal penyelamat terus berlangsung meski cuaca di lokasi pencarian cukup ekstrem.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Anto Purwoko, mengatakan bahwa hingga Senin (27/11/2023) pagi, tim pencarian masih belum menemukan korban yang hilang. "Kondisi cuaca di lokasi masih tergolng ekstrem dengan gelombang mencapai 2-3 meter. Ini membuat proses pencarian menjadi lebih sulit," ujar Anto melalui keterangannya, Senin (27/11/2023).
Kronologi Kehilangan Lima Jurnalis
Lima jurnalis yang dikabarkan hilang adalah Muhammad Fajar (fotografer), Afif Pribadi (wartawan), Zainal Arifin (wartawan), Andi Wijaya (wartawan), dan Rudi Hermawan (operator kamera). Mereka sedang meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali menunjukkan aktivitas vulkanik sejak beberapa bulan terakhir.
Berdasarkan keterangan dari Kapten KM Sinar Bahari, kapal yang membawa rombongan jurnalis tersebut, kejadian terjadi pada Minggu (26/11/2023) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, rombongan sedang melakukan pengambilan gambar di dekat pesisir Pulau Anak Krakatau.
Upaya Pencarian Terus Dilakukan
Kepala Basarnas Banten, Eko Priyo Purnomo, mengatakan bahwa operasi pencarian terus dilakukan dengan maksimal. "Kami sudah mengirimkan 18 kapal yang terdiri dari kapal penyelamat milik Basarnas, TNI AL, Polri, dan kapal penangkap ikan setempat. Tim juga menggunakan pesawat untuk pengintaian dari udara," jelas Eko.
Menurutnya, area pencarian diperluas sejauh 15 mil dari titik kejadian awal. "Kita perlu memastikan bahwa tidak ada korban yang terlewatkan. Kondisi cuaca memang tidak menentu, tapi tim tetap fokus untuk mencari korban yang masih dalam keadaan hidup," tambahnya.
Kondisi Gunung Anak Krakatau yang Aktif
Gunung Anak Krakatau telah menunjukkan aktivitas vulkanik yang meningkat sejak Agustus 2023. Pusat Vulkanologi dan Mitasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi 33 kali gempa tektonik, 231 kali gempa vulkanik dangkal, dan 7 kali gempa erupsi dalam sehari.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan pemerintah memberikan dukungan penuh dalam operasi pencarian. "Kami meminta seluruh pihak terkait untuk memberikan dukungan maksimal dalam pencarian para jurnalis yang hilang. Mereka adalah pahlawan informasi yang berjasa untuk bangsa," ujar Johnny dalam keterangannya.
Sementara itu, keluarga korban terus berada di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, menunggu kabar terkait hasil pencarian. "Kami masih berharap dan berdoa agar mereka ditemukan dalam keadaan selamat. Kami berterima kasih kepada seluruh tim pencarian yang telah bekerja keras," ucha salah satu kerabat korban.
Pencarian lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda masih terus berlanjut dengan harapan agar korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pihak berwenang terus memantau perkembangan cuaca dan situasi di lokasi pencarian untuk menyesuaikan strategi yang dilakukan.
Komentar (0)