Harga Emas Perhiasan 11 September 2026: Cek Ragam Kadar Karat di Sini
pasar emas nasional pada Sabtu (11/9/2026) menunjukkan fluktuasi harga yang cukup signifikan untuk berbagai jenis perhiasan emas. Berdasarkan data dari Antam dan Pejabat Eksportir Emas Indonesia (PEI), harga emas perhiasan dengan berbagai kadar karat mengalami penyesuaikan seiring dengan pergerakan harga emas dunia yang cenderung volatile.
Harga emas perhiasan 24 karat dengan kadar murni 99,99% dijual dengan kisaran Rp 1.150.000 per gram pada Sabtu (11/9/2026). Harga ini mengalami penurunan sekitar Rp 20.000 dari harga pada Jumat sebelumnya yang berada di angka Rp 1.170.000 per gram.
Sementara itu, untuk emas perhiasan 22 karat yang memiliki kadar emas sekitar 91,67%, harga jualnya berada di kisaran Rp 1.050.000 per gram. Harga ini turun sekitar Rp 18.000 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 1.068.000 per gram.
Untuk kategori emas perhiasan 18 karat yang mengandung 75% emas murni, harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 850.000 hingga Rp 870.000 per gram. Penurunan harga sekitar Rp 15.000 terjadi pada kategori ini dibandingkan dengan harga pada hari Jumat yang berada di angka Rp 885.000 per gram.
Emas perhiasan 14 karat yang memiliki kadar 58,5% emas murni dihargai sekitar Rp 670.000 per gram, mengalami penurunan sekitar Rp 12.000 dari harga sebelumnya. Sedangkan untuk emas perhiasan 10 karat yang hanya mengandung 41,7% emas murni, harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 470.000 hingga Rp 490.000 per gram.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas
Pergerakan harga emas perhiasan pada Sabtu (11/9/2026) dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, penurunan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor sebagai instrumen safe haven. Meskipun demikian, kekhawatiran akan kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve masih menjadi tekanan bagi harga emas.
Kedua, situasi geopolitik yang masih belum menentu di beberapa wilayah penting dunia membuat investor cenderung memilih emas sebagai aset yang dianggap lebih stabil. Ketegangan antara negara-negara besar dan konflik regional terus menjadi perhatian pasar global.
Ketiga, data ekonomi AS yang dirilis pekan lalu menunjukkan angka inflasi yang masih tinggi meskipun mulai menurun secara bertahap. Data ini membuat pasar masih memperkirakan adanya potensi kenaikan suku bungkin di masa depan, yang cenderung merugihingga harga emas.
Tren Permintaan Emas Perhiasan di Pasar Lokal
Menurut data dari Asosiasi Perhiasan Emas Indonesia (APEI), permintaan emas perhiasan di pasar domestik mengalami peningkatan sekitar 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan emas sebagai investasi alternatif selain emas batangan.
"Permintaan emas perhiasan terutama didomin oleh golongan menengah ke atas yang melihat emas sebagai instrumen hedging terhadap inflasi. Selain itu, tren pernikahan yang mulai pulih setelah pandemi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan permintaan emas perhiasan," ujar Ketua APEI, Budi Santoso.
Menurutnya, permintaan terbesar masih didominasi oleh emas 22 karat dan 18 karat yang sering digunakan dalam pembuatan perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung. "Emas dengan kadar karat ini dianggap sebagai titik terbaik antara nilai investasi dan nilai estetika perhiasan," tambahnya.
Prediksi Harga Emas di Masa Depan
Analis dari PEI memperkirakan harga emas perhiasan akan terus fluktuatif dalam jangka pendek mengikuti pergerakan pasar global. "Kita memperkirakan harga emas akan bergerak dalam rentang Rp 1.100.000 hingga Rp 1.200.000 per gram untuk kategori 24 karat dalam satu ke depannya," kata analis PEI, Sarah Wijaya.
Ia menambahkan, faktor utama yang akan memengaruhi harga emas di masa depan adalah kebijakan moneter The Federal Reserve dan perkembangan ekonomi global. "Jika The Federal Reserve memutuskan untuk tidak lagi menaikkan suku bunga, harga emas berpotensi naik. Sebaliknya, jika ada indikasi kenaikan suku bungkin lebih lanjut, harga emas akan tertekan," jelasnya.
Untuk konsumen yang berencana membeli emas perhiasan, disarankan untuk memperhatikan kadar karat yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. "Selain itu, perhatikan juga reputasi penjual dan sertifikasi keaslian emas yang diberikan," sarannya.
Komentar (0)