01, 2026
Teknologi

Gunung Sinabung Siaga, Warga Dua Desa Mulai Dievakuasi

Galih Nasution
Galih Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gunung Sinabung Siaga, Warga Dua Desa Mulai Dievakuasi

Gunung Sinabung di Provinsi Sumatera Utara kembali memunculkan aktivitas vulkanik yang meningkat. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo telah menetapkan status gunung berapi tersebut pada level Siaga atau Level III. Akibatnya, warga dari dua desa di lereng gunung tersebut telah mulai dievakuasi sebagai langkah antisipasi bahaya potensi erupsi.

Gunung Sinabung, yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Medan, telah menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik sejak beberapa pekan terakhir. Menurut keterangan dari Pusat Vulkanologi dan Mitasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas gunung berapi ini terus mengalami peningkatan ditandai dengan frekuensi gempa vulkanik yang semakin tinggi dan adanya deformasi permukaan.

Evakuasi Dimulai dari Wilayah Terdekat

Kepala BPBD Karo, Jhonson Tarigan, mengatakan bahwa evakuasi warga telah dimulai sejak dua hari terakhir. "Kami telah memulai evakuasi warga dari Desa Gurue dan Desa Kuta Gugung karena kedua desa tersebut berada dalam zona rawan bahaya yang ditetapkan oleh PVMBG," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/9).

Wilayah yang dievakuasi mencakup sekitar 500 kepala keluarga atau sekitar 1.500 jiwa. Warga dievakuasi ke tiga lokasi pengungsian sementara yang telah disiapkan, yaitu di aula Kantor Camat Naman Teran, Gedung Olahraga (GOR) Kabanjahe, dan SMP Negeri 1 Kabanjahe.

Aktivitas Vulkanik Terus Meningkat

Menurut PVMBG, Gunung Sinabung telah menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dalam seminggu terakhir. Pada Rabu (14/9), tercatat terjadi 81 kali gempa vulkanik, 17 kali gempa tektonik, dan tiga kali gempa hybrid. Selain itu, teramati juga adanya lontaran material vulkanik setinggi 500-1.000 meter dari puncak kawah.

"Kami melihat adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan di dalam gunung semakin meningkat dan potensi erupsi menjadi lebih besar," jelas Kepala PVMBG, Kasbani, dalam siaran persnya.

Kasbani menambahkan bahwa PVMBG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Sinabung. Tim telah mengamati parameter lain seperti deformasi permukaan, emisi gas sulfat, dan suhu air di sekitar kawah gunung. "Semua parameter menunjukkan tren peningkatan, sehingga kami memutuskan untuk menetapkan status gunung menjadi Siaga," ujarnya.

Warga diimbau Tetap Waspada

Dengan peningkatan status gunung, pemerintah daerah setempat mengimbau warga di sekitar Gunung Sinabung untuk tetap waspada dan mematuhi arahan evakuasi. Warga yang tinggal di zona merah dan oranye diimbau untuk segera meninggalkan rumah mereka menuju lokasi pengungsian yang telah ditentukan.

"Kami meminta warga untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar zona bahaya, termasuk kegiatan pertanian dan peternakan. Selain itu, kami juga meminta warga untuk tidak menempati kembali rumah mereka sebelum ada pemberitahuan resmi dari pihak berwenang," ujar Jhonson Tarigan.

Untuk menunjang evakuasi, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2 miliar untuk membantu para pengungsi. Dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air minum, obat-obatan, serta fasilitas kesehatan dan sanitasi di lokasi pengungsian.

Sejarah Aktivitas Gunung Sinabung

Gunung Sinabung merupakan gunung berapi aktif yang sebelumnya pernah tidak aktif selama sekitar 400 tahun. Gunung ini kembali meletus pada Agustus 2010 setelah lama tidur, dan erupsi terbesarnya terjadi pada tahun 2014 yang menewaskan 16 orang dan membuat puluhan ribu warga mengungsi.

Erupsi Gunung Sinabung pada tahun 2014 menghasilkan aliran lahar panas yang sangat dahsyat. Aliran tersebut menghancurkan rumah, ladang, dan infrastruktur di sekitar lereng gunung. Sejak saat itu, gunung ini sering menunjukkan aktivitas vulkanik yang bervariasi, dari erupsi eksplosif hingga erupsi freatik.

Dengan kondisi saat ini, pemerintah daerah dan PVMBG akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Setiap perubahan status akan segera disampaikan kepada masyarakat untuk antisipasi lebih lanjut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Nasution

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter