Geger Bau Busuk di Gardu LRT Pancoran Diduga Mayat, Polisi Meluncur ke TKP
Kejangan takjub dan kepanikan melanda warga sekitar Gardu Listrik Kereta Api (LRT) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/3) siang. Bau busuk yang menusuk hidung menjadi pemicu kegaduhan yang membuat sejumlah warga sekitar berhamburan keluar rumah mereka. Diduga bau tersebut berasal dari adanya mayat yang membusuk di dalam salah satu gardu listrik tersebut. Informasi ini segera menyebar dan membuat aparat kepolisian dari Polsek Metro Kebayoran Lama segera meluncur ke lokasi kejadian.
Kepala Polsek Metro Kebayoran Lama Kompol Arief Wibowo mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar sekitar pukul 13.30 WIB. "Warga melapor adanya bau tak sedap yang sangat menyengat dari dalam gardu listrik yang biasanya tidak dihuni orang. Mereka khawatir ada mayat di dalam sana," ujar Arief saat dikonfirmasi di lokasi.
Setiba di lokasi, aparat gabungan dari Polsek Metro Kebayoran Lama dan Unit Reskrim langsana melakukan pengecekan. Karena gardu tersebut terkunci, mereka memutuskan untuk membongkar bagian pintu masuk untuk bisa memasuki dalamnya. Proses ini memakan waktu sekitar 15 menit hingga akhirnya pintu berhasil dibuka.
Penemuan Mayat dalam Kondisi Membusuk
Setelah pintu gardu dibuka, tim polisi segera masuk untuk melakukan pengecekan. Sesaat kemudian, mereka menemukan mayat pria dalam kondisi setengah telanjang dan sudah membusuk. Diduga mayat tersebut telah berada di dalam gardu selama minimal tiga hari mengingat kondisinya yang sudah mulai membusuk dan bau yang ditimbulkannya yang sangat menusuk.
"Kita menemukan mayat pria duduk di sudut gardu listrik. Korban mengenakan celana pendek saja dan atasannya tidak ada di tempat. Kondisi mayat sudah membusuk sehingga sulit untuk mengidentifikasi secara langsung," jelas Arief.
Mayat tersebut kemudian dievakuasi oleh tim medis dari Polda Metro Jaya untuk dilakukan otopsi dan identifikasi lebih lanjut. Tim forensik juga turun ke lokasi untuk mengambil jejak dan keterangan dari saksi-saksi sekitar.
Warga Kehawatirkan Keamanan di Sekitar
Kejadian ini membuat sejumlah warga di sekitar gardu LRT Pancoran menjadi khawatir dengan keamanan di sekitar tempat tinggal mereka. Menurut keterangan warga, gardu listrik tersebut sebelumnya sering kali dijadikan tempat persembunyian oleh beberapa orang tak dikenal.
"Memang biasa ada orang-orang aneh yang sering nongkrong di dekat gardu ini. Tapi kali ini benar-benar menyeramkan karena ditemukan mayat. Kami berharap aparat kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini," ujar salah seorang warga yang hanya ingin disapa Budi (45).
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas mayat dan motif di balik kejadian tersebut. Beberapa barang pribadi yang ditemukan di dekat mayat menjadi bahan kajian tim penyidik.
Kasus Mirip Terjadi di Lokasi Lain
Menariknya, kasus penemuan mayat di dalam gardu listrik ini bukan kali pertama terjadi di Jakarta. Pada bulan Januari lalu, warga di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, juga melapor adanya bau tak sedap yang berasal dari dalam gardu listrik serupa. Saat diperiksa, polisi menemukan mayat seorang pria yang diduga bunuh diri.
Kasus serupa juga terjadi di Bekasi pada Februari lalu dimana mayat seorang perempuan ditemukan di dalam gardu listrik yang tidak berpenghuni. Polisi masih menyelidiki apakah ada keterkaitan antara ketiga kasus ini.
Aparat kepolisian mengimbau kepada warga untuk lebih waspada terhadap temp-tempat terpencil yang sering diabaikan. Jika menemukan hal mencurigakan, warga diminta segera melapor ke pihak berwenang agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat.
Untuk sementara waktu, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi sekitar lokasi kejadian. Identitas mayat yang ditemukan di gardu LRT Pancoran masih dalam proses identifikasi dan polisi berjanji akan segera mengumumkan hasilnya jika sudah ada perkembangan.
Komentar (0)