01, 2026
Nasional

Gakpo Tidak Jadi Pindah ke Man City

Cody Gakpo harus mengurungkan niatnya pindah ke Manchester City. Sebab tawaran Citizens tidak cukup memuaskan Liverpool.]]>

Wulan Simanjuntak
Wulan Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gakpo Tidak Jadi Pindah ke Man City

Gakpo Tidak Jadi Pindah ke Manchester City

Manchester City harus merelakan keinginannya untuk merekrut striker asal Belanda, Cody Gakpo, bursa transfer musim panas 2023. Meskipun sempat menjadi salah satu target utama manajer Pep Guardiola, klub asal Manchester tersebut akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan negosiasi dengan agen pemain tersebut. Keputusan ini diambil setelah City menilai bahwa tawaran yang mereka berikan tidak sejalan dengan ekspektasi klub PSV Eindhoven dan pemain sendiri.

Sejak awal musim 2022/2023, Gakpo telah menjadi incaran berbagai klub besar Eropa setelah penampilan gemilangnya bersama timnas Belanda di Piala Dunia 2022 di Qatar. Pemain berusia 23 tahun itu berhasil mencetak tiga gol dalam lima pertandingan, termasuk gol penting melawan Amerika Serikat di babak 16 besar. Performa impresif tersebut membuat nilainya melonjak drastis dan menarik perhatian banyak klub elite.

Kehilangan Minat dari Manchester City

Sumber dekat klub mengungkapkan bahwa Manchester City awalnya sangat tertarik untuk merekrut Gakpo sebagai pengganti Gabriel Jesus yang pindah ke Arsenal. Guardiola menganggap Gakpo sebagai solusi ideal untuk sistem permainan City karena kemampuannya bermain di berbagai posisi serang dan visi permainannya yang cerdas. Namun, setelah melakukan evaluasi mendalam, City memutuskan untuk menarik diri dari persaingan.

Satu-satunya alasan utama keputusan ini adalah harga yang ditawarkan oleh PSV. Klub Belanda itu menetapkan harga minimal 70 juta euro untuk pemain andalannya tersebut. Sementara itu, City hanya bersedia menyodorkan tawaran di kisaran 50-55 juta euro, yang jauh dari ekspektasi PSV. Selisih harga yang signifikan ini menjadi hambatan utama yang sulit diatasi.

Potensi Pengganti Gakpo di City

Dengan kegagalan mendatangkan Gakpo, Manchester City kini beralih ke beberapa target alternatif. Salah satu nama yang paling sering disebut adalah Julian Alvarez, pemain muda asal Argentina yang sudah terbukti andalan. Selain itu, City juga dikabarkan memantau perkembangan beberapa pemain lain seperti Randal Kolo Muani dari Eintracht Frankfurt dan Victor Osimhen dari Napoli.

Sementara itu, Gakpo sendiri dikabarkan lebih tertarik untuk bergabung dengan klub yang menjamin kesempatan bermain reguler. Meskipun City memiliki rekor bagus dalam mengembangkan pemain muda, persaingan di lini depan mereka sangat ketat dengan keberadaan Erling Haaland, Phil Foden, dan Riyad Mahrez. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi Gakpo dalam memilih klub baru.

Reaksi PSV dan Gakpo

PSV Eindhoven menunjukkan sikap tegas mengenai harga Gakpo. Direktur olahraga klub, Marcel Brands, menyatakan bahwa mereka tidak akan menjual pemain kunci mereka di bawah nilai pasar. "Kami tidak dalam posisi harus menjual Gakpo. Dia adalah bagian integral dari rencana kami musim depan," ujar Brands dalam sebuah wawancara terkini.

Gakpo sendiri sejauh ini belum memberikan komentar resmi mengenai rumor transfernya. Namun, sumber dekat pemain mengungkapkan bahwa ia masih fokus dengan performa bersama PSV di awal musim 2023/2024. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Gakpo lebih memilih pindah ke Liga Champions daripada tetap di Liga Europa, meskipun beberapa klub non-Liga Champions juga menunjukkan minat padanya.

Dampak pada Peta Transfer Eropa

Kegagalan Manchester City merekrut Gakpo membuka peluang bagi klub lain untuk mendatangkannya. Liverpool, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pesaing utama City, kini menjadi kandidat paling potensial. The Reds telah mengalami masalah di lini depan sejak kepergian Mohamed Salah ke Arab Saudi dan Sadio Mane ke Bayern Munich. Gakpo dianggap sebagai solusi ideal untuk memperkuat serangan Liverpool.

Selain Liverpool, klub seperti Newcastle United dan Tottenham Hotspur juga dikabarkan tertarik dengan Gakpo. Newcastle memiliki dana besar setelah diakuisisi oleh PIF Arab Saudi, sementara Tottenham sedang mencari pengganti Harry Kane yang mungkin hengkang. Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Gakpo diperkirakan akan semakin sengit menjelang akhir bursa transfer.

Kesimpulan

Kegagalan Manchester City merekrut Cody Gakpo menunjukkan betapa kompetitifnya bursa transfer di Eropa saat ini. Dengan harga yang tinggi dan persaingan ketat di lini depan, City memilih untuk mundur dan mengalihkan target ke pemain lain. Sementara itu, Gakpo tetap menjadi incaran banyak klub dengan potensi transfer yang bisa mencapai angka fantastis. Bagaimanakah kelanjutan cerita transfer Gakpo? Apakah ia akan bergabung dengan salah satu klub Premier League atau memilih klub dari liga lain? Semua ini akan terungkap dalam beberapa minggu ke depan saat bursa transfer resmi ditutup.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Wulan Simanjuntak

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter