29, 2026
Olahraga

Format Baru, PSG Masuk Jalur Berat Liga Champions: Barcelona dan Man City Sudah Menanti

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/06/01/683b7fd174295-psg-juara-liga-champions-2024-25_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi jalan terjal pada fase liga Liga Champions musim ini. Hasil undian yang diumumkan UEFA menempatkan juara bertahan asal Prancis itu pada daftar lawan yang sarat tim-tim besar, dengan Barcelona dan Manchester City menjadi dua nama paling menonjol yang sudah menanti mereka.

Di bawah format baru, PSG harus memainkan delapan pertandingan fase liga melawan delapan lawan berbeda. Kehadiran dua raksasa Eropa tersebut membuat misi mempertahankan gelar menjadi lebih berat sejak awal, sekaligus menjanjikan laga-laga berkelas yang dinantikan penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Format Baru, Tantangan Berbeda

Liga Champions musim ini kembali menerapkan sistem yang pertama kali diperkenalkan pada musim 2024-2025. Kompetisi tidak lagi menggunakan babak grup klasik yang memuat 32 tim dalam delapan grup. Sebagai gantinya, 36 klub bersaing dalam satu klasemen fase liga, dan setiap tim memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan yang berbeda-beda.

Mekanisme pengundian memastikan setiap peserta bertemu dua lawan dari masing-masing empat pot, dengan pembagian empat laga kandang dan empat laga tandang. Sistem ini dirancang untuk memperkecil celah pengundian yang timpang, sekaligus memperbanyak jumlah pertandingan besar sejak fase awal turnamen.

Setelah delapan pekan fase liga, delapan tim teratas langsung lolos ke babak 16 besar. Tim yang menempati peringkat 9 hingga 24 berebut tiket melalui babak play-off dua leg, sedangkan tim yang finis di peringkat 25 hingga 36 harus tersingkir lebih awal.

Dua Raksasa dalam Daftar Lawan

Bagi PSG, hasil undian kali ini dapat dikategorikan berat. Selain Barcelona dan Manchester City, mereka juga harus menghadapi lawan-lawan lain dari berbagai pot yang seluruhnya memiliki kualitas kompetitif. Namun, dua nama terakhir itulah yang paling menyita perhatian.

Barcelona, Rival dengan Sejarah Panjang

Duel PSG melawan Barcelona selalu menghadirkan nuansa tersendiri. Kedua tim pernah saling jegal dalam beberapa edisi turnamen, termasuk drama comeback 6-1 Barcelona pada 2017 yang menjadi salah satu momen paling dikenang dalam sejarah Liga Champions. Kini, Barcelona datang dengan generasi pemain muda berbakat yang kembali menjadikan klub asal Katalan itu salah satu penantang serius gelar.

Manchester City, Ujian Konsistensi

Manchester City menjadi tantangan lain yang tidak kalah berat. Klub asal Inggris itu pernah merasakan puncak kejayaan dengan menjuarai Liga Champions 2022-2023 dan dikenal memiliki kedalaman skuat serta kualitas taktik yang mumpuni. Pertemuan dengan City hampir selalu menjadi ujian sesungguhnya bagi tim mana pun, termasuk PSG.

Modal Juara Bertahan

PSG sendiri datang dengan status berbeda pada musim ini. Gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub berhasil diraih pada musim 2024-2025 setelah menaklukkan Inter Milan dengan skor 1-0 pada partai final di Munich, Jerman. Kemenangan itu mengakhiri penantian panjang klub ibu kota Prancis yang selama bertahun-tahun kerap tersingkir sebelum mencapai puncak.

Keberhasilan tersebut ditopang oleh permainan kolektif yang matang serta performa cemerlang sejumlah pemain kunci. Ousmane Dembélé, misalnya, tampil sebagai top scorer kompetisi pada musim tersebut dan menjadi motor utama serangan. Pengalaman menjuarai turnamen diyakini memberikan kepercayaan diri baru bagi skuat PSG dalam menghadapi tekanan laga-laga besar.

Jadwal Padat dan Strategi Rotasi

Berada di jalur berat sejak awal menuntut manajemen tim bekerja ekstra. Delapan pertandingan fase liga yang dihelat bersamaan dengan jadwal kompetisi domestik membuat rotasi pemain menjadi keniscayaan. Pelatih dituntut menjaga kebugaran skuat inti tanpa mengorbankan hasil di setiap laga.

Kepastian lolos langsung ke babak 16 besar dengan finis di delapan besar klasemen akan sangat menentukan. Semakin awal PSG mengamankan posisi tersebut, semakin leluasa mereka mengatur beban pemain menjelang fase gugur. Sebaliknya, satu-dua hasil buruk di awal dapat memaksa mereka melewati babak play-off yang menambah dua pertandingan ekstra.

Dampak bagi Persaingan

Dari sisi kompetisi, pertemuan PSG dengan Barcelona dan Manchester City sejak fase awal menjadi berkah bagi penggemar dan penyelenggara. Format baru memang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak laga besar lebih cepat, dan undian musim ini membuktikan skenario tersebut benar-benar terjadi.

Bagi PSG, yang terpenting adalah menjalani setiap laga dengan fokus penuh. Kualitas skuat yang dimiliki saat ini setara dengan tim-tim unggulan lain. Yang menjadi pembeda adalah konsistensi dan kemampuan menjaga mentalitas juara di tengah jadwal yang padat.

Dengan Barcelona dan Manchester City yang sudah menanti sejak awal, perjalanan PSG pada fase liga kali ini akan menjadi ujian paling objektif atas kapasitas mereka sebagai juara bertahan. Laga demi laga akan berjalan ketat, dan setiap poin akan terasa sangat berharga menjelang penentuan nasib di klasemen akhir.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam
IKLAN SIDEBAR — SLOT AKTIF ✅
300x250 / responsif

Newsletter