17, 2026
Nasional

Erick Thohir Sebut FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia Berpotensi Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Erick Thohir Sebut FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia Berpotensi Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia memiliki potensi ditonton oleh lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah forum olahraga internasional yang membahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen sepak bola bergengsi tersebut.

Erick Thohir yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI ini menyoroti bahwa ASEAN merupakan pasar sepak bola yang sangat potensial dengan jumlah penduduk lebih dari 650 juta orang. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik dan antusiasme masyarakat yang tinggi, ia yakin turnamen ini akan menjadi ajang yang sangat dinantikan.

Strategi Promosi Global

Dalam pidatonya, Erick Thohir menjelaskan bahwa strategi promosi untuk turnamen ini akan bersifat global dengan memanfaatkan berbagai platform digital dan media internasional. Pemerintah bersama dengan PSSI akan bekerja sama dengan FIFA untuk memastikan turnamen ini mendapat sorotan maksimal di panggung dunia.

"Kami tidak hanya memfokuskan pada promosi di tingkat regional, tetapi juga secara global. ASEAN Cup 2026 ini akan menjadi jendela bagi dunia untuk melihat kemajuan Indonesia dalam menyelenggarakan event olahraga berskala internasional," ujar Erick.

Ia menambahkan bahwa Indonesia telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai turnamen internasional seperti Piala Dunia U-20 tahun lalu dan Asian Games 2018. Pengalaman tersebut menjadi modal utama dalam mempersiapkan ASEAN Cup 2026.

Persiapan Infrastruktur

Mengenai persiapan infrastruktur, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun untuk renovasi dan peningkatan stadion di beberapa kota di Indonesia. Delapan stadion utama akan dipersiapkan untuk menjadi venue utama turnamen ini.

Kepala Satuan Tugas Penyelenggaraan ASEAN Cup 2026, Zaki Rahman Hakim, menjelaskan bahwa selain renovasi stadion, pemerintah juga akan meningkatkan transportasi dan akomodasi untuk mendukung para atlet dan penggemar yang akan datang ke Indonesia.

"Kami sedang membangun sistem transportasi yang terintegrasi antara stadion dengan bandara dan pusat kota. Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan hotel-hotel untuk menyediakan akomodasi yang memadai bagi para tamu internasional," jelas Zaki.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Dampak positif dari penyelenggaraan ASEAN Cup 2026 diharapkan dapat dirasakan di sektor ekonomi dan pariwisata. Menurut perkiraan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, turnamen ini dapat menarik lebih dari 500 ribu wisatawan mancanegara dan menghasilkan devisa sebesar Rp 15 triliun.

"ASEAN Cup 2026 tidak hanya akan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Banyak peluang usaha yang bisa diambil oleh masyarakat lokal mulai dari UMKM hingga jasa pariwisata," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Tantangan yang Hadir

Meski demikian, penyelenggaraan turnamen ini juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah koordinasi antar pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan semua persiapan berjalan sesuai jadwal. Selain itu, isu keamanan juga menjadi perhatian utama yang harus ditangani dengan baik.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Pol. Ahmad Nurwahyudi mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan strategi keamanan yang komprehensif untuk menjamin keamanan selama turnamen berlangsung.

"Kami akan melibatkan berbagai unsur TNI/Polri dan intelijen untuk memastikan ASEAN Cup 2026 berjalan aman dan lancar. Keamanan adalah prioritas utama dalam penyelenggaraan event internasional," jelas Ahmad.

Visi Jangka Panjang

Erick Thohir menegaskan bahwa penyelenggaraan ASEAN Cup 2026 bukan hanya sekadar event olahraga, tetapi juga bagian dari visi jangka panjang Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai event internasional di masa depan. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi Indonesia untuk mengajak kembali menyelenggarkan Piala Dunia pada tahun 2034 atau 2038.

"ASEAN Cup 2026 adalah langkah strategis untuk menunjukkan kemampuan Indonesia kepada dunia. Kami yakin dengan dukungan seluruh elemen bangsa, turnamen ini akan sukses dan meninggalkan warisan positif bagi sepak bola Indonesia," pungkas Erick Thohir.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter