Duel Sengit Driver Ojol Lawan Begal di Tasikmalaya, Sempat Dicekik Tali Tambang
Sebuah insiden kejahatan yang menegangkan terjadi di kota Tasikmalaya, Jawa Barat, di mana seorang driver ojek online (ojol) menjadi korban percobaan perampasan (begal) yang berujung duel sengit dengan pelaku. Peristiwa yang menghebohkan ini berlangsung pada Rabu (29/8/2023) siang, di wilayah Cibadak, Tasikmalaya, dan sempat merepotkan warga sekitar.
Menurut keterangan saksi mata dan korban, peristiwa bermula saat korban, seorang pria berinisial AR (28), sedang menunggu penumpang di sekitar kawasan Cibadak. Tiba-tiba, dua pria tak dikenal mendekati dengan menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku langsung menghampiri AR dengan senjata tajam berupa pisau.
Pelaku Menodong dan Mencoba Memeras
Pelaku pertama langsung menodong korban dengan pisau sambil meminta agar menyerahkan semua uang yang dimiliki. "Aduh, tolong! Jangan bunuh!" demikbunyi teriakan korban yang terdengar oleh warga sekitar.
Mendapat perlawanan dari AR, pelaku yang berada di sebelah kiri korban langsung mengeluarkan tali tambang dari dalam tasnya. Dengan cepat, tali tersebut digunakan untuk mengaitkan leher korban. "Saya dicekik pakai tali tambang. Rasanya sesak dan hampir pingsan," ujar AR saat ditemui di lokasi kejadian.
Sementara itu, pelaku kedua yang masih di atas sepeda motor turun membantu rekanannya. Kedua pelaku bekerja sama untuk menakut-nakuti korban agar menyerahkan uang dan ponsel miliknya. Namun, AR yang merasa tindakan pelaku sudah melebihi batas, memutuskan melawan.
Korberan Berhasil Melawan dan Mencari Bantuan
Dalam kondisi dicekik, AR berhasil melepaskan diri dengan menggigit tangan pelaku pertama. "Saya melihat ada celah, lalu saya tendang perut pelaku dan mendorongnya hingga jatuh," cerita AR dengan suara masih gemetar.
Setelah berhasil melepaskan diri, AR langsung berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera datang membantu. Pelaku yang kewalahan melihat banyaknya warga yang datang, akhirnya memutuskan kabur menggunakan sepeda motor yang mereka bawa.
Polisi dari Polresta Tasikmalaya segera mendapat laporan dan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tim forensik juga turun untuk mengambil jejak dan bukti di TKP. "Kami sudah mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian, termasuk jejak sepatu dan bekas tali tambang yang digunakan pelaku," ujar Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Budi Santoso.
Polisi Amankan Barang Bukti dan Mulai Penyidikan
Dari hasil olah TKP, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti penting, termasuk sepotong tali tambang yang sudah putus, jejak sepatu, dan juga sepeda motor yang diduga digunakan pelaku untuk melarikan diri. "Kami juga sudah menerima keterangan dari saksi mata dan korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tamba Budi.
AR mengaku mengalami lukan di bagian leher dan tangan akibat dicekik dan ditodong pisau. "Saya masih shock dan trauma. Tapi bersyukur masih selamat dan barang bawaan bisa diselamatkan," ujarnya.
Insiden ini kembali menunjukkan tingginya angka kejahatan di kawasan Tasikmalaya, khususnya perampasan dengan modus begal. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak bepergian sendirian, terutama di malam hari atau di lokasi yang sepi.
"Kami akan intensifkan patroli di titik-titik rawan kejahatan. Selain itu, kami juga mengimbagi masyarakat untuk tidak melawan langsung jika menjadi korban begal, namun lebih baik meminta bantuan atau mencatat pelaku agar mudah diidentifikasi," pesan Budi.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap kedua pelaku. "Kami sudah memiliki beberapa foto hasil pengamanan dari CCTV sekitar lokasi kejadian. Kami yakin bisa segera menangkap pelaku pelaku ini," pungkas Budi.
Komentar (0)