17, 2026
Nasional

Cerita Riyanda, Penumpang Kapal Virgo yang Selamat Berkat Tripleks

Hesti Kusuma
Hesti Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Cerita Riyanda, Penumpang Kapal Virgo yang Selamat Berkat Tripleks

Dalam tragedi tenggelamnya kapal feri Virgo di perairan Kepulauan Seribu pada Rabu (14/9) malam, nasib penumpang bernama Riyanda menjadi kisah yang mengharukan. Riyanda berhasil selamat dari peristiwa tragis tersebut berkat sebuah lembaran tripleks yang menjadi pelindungnya saat kapal tenggelam. Ceritanya menjadi bukti nyata betapa kuatnya nafas hidup dalam menghadapi kematian.

Perjalanan Menuju Tragedi

Riyanda, seorang warga Jakarta yang bekerja di sektor swasta, naik ke kapal feri Virgo di Pelabuhan Muara Angke pada Rabu siang. Ia berniat mengunjungi sanak keluarga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Seperti penumpang lainnya, Riyanda tidak menduga bahwa perjalanan yang biasa ia lakukan tersebut akan menjadi pengalaman paling menakutkan dalam hidupnya.

Kapal Virgo berlayar dengan normal hingga tiba-tiba badai menghantam wilayah tersebut. Menurut Riyanda, cuaca secara drastis berubah sekitar pukul 19.00 WIB. "Angin sangat kencang, ombak setinggi rumah, dan hujan deras mengguyur kapal," ujar Riyanda saat diwawancarai tim SAR setelah dievakuasi.

Kapal Tenggelam dan Perlindungan Tripleks

Sekitar pukul 20.30 WIB, kapal Virgo mulai miring dan akhirnya tenggelam. Dalam kondisi kacau dan panik, Riyanda berusaha mencari jalan keluar. Ia sempat terhanyut arus laut sebelum menemukan sebuah lembaran tripleks mengapung di permukaan air.

"Saya tidak berpikir panjang. Saya hanya melihat sesuatu yang bisa mengapung dan memutuskan untuk menumpanginya," cerita Riyanda. Lembaran tripleks yang ternyata berasal dari bagian interior kapal itu menjadi satu-satunya harapan Riyanda untuk bertahan hidup. Ia memegang erat tripleks tersebut sambil mencoba menjaga tubuh tetap di permukaan air.

Selama beberapa jam, Riyanda terombak omban besar sambil berusaha tetap tenang. Ia mengingat nasihat ayahnya bahwa dalam situasi genting, ketenangan pikiran adalah kunci utama untuk bertahan hidup. "Saya terus berdoa dan berpikir positif. Saya yakin saya akan selamat," ujarnya.

Penemukan oleh Tim SAR

Setelah mengapung di laut selama kurang lebih 8 jam, Riyanda akhirnya ditemukan oleh tim pencarian dan penyelamatan (SAR) pada Kamis (15/9) pagi. Tim SAR sedang melakukan operasi pencarian korban tenggelamnya kapal Virgo ketika melihat seseorang mengapung di tengah laut.

Kisah Mengharukan yang Menginspirasi

Kisah Riyanda menjadi inspirasi bagi banyak orang. Keberanian dan ketekunannya dalam menghadapi situasi genting menunjukkan betapa kuatnya instinkt bertahan hidup. Ia juga menyoroti pentingnya kesigapan dalam situasi darurat.

Tragedi tenggelamnya kapal Virgo telah mengakibatkan puluhan korban jiwa dan masih banyak penumpang yang dalam pencarian. Kisah Riyanda menjadi satu-satunya cerita harapan di tengah duka yang melanda keluarga korban dan penumpang kapal tersebut.

Saat ini, Riyanda masih menjalani perawatan di rumah sakit dan berencana kembali ke Jakarta setelah dinyatakan sehat. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam memilih transportasi laut di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Kusuma

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter