02, 2026
Olahraga

Calvin Verdonk Setim sama Striker Ganas Timnas Jepang

Ayase Ueda bergabung bersama Lille. Ueda merupakan striker ganas dari Jepang, jadi top skor Eredivisie musim lalu, kini main bareng Calvin Verdonk!]]>

Taufik Syahputra
Taufik Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Calvin Verdonk Setim sama Striker Ganas Timnas Jepang

Calvin Verdonk Setim sama Striker Ganas Timnas Jepang

Calvin Verdonk, bek kiri berbakat asal Belanda, menunjukkan performa apik saat melawan timnas Jepang dalam laga persahabatan internasional. Bek berusia 24 tahun itu tampil mengesankan dengan pertahanan solid yang mampu menekan striker andalan Jepang, Takefusa Kubo. Performa Verdonk menjadi sorotan usai mampu membatasi akselerasi dan trickery Kubo sepanjang pertandingan.

Dalam wawancasa pasca pertandingan, Verdonk mengakui bahwa persiapan khusus dilakukan untuk menghadapi Kubo. "Kubo adalah pemain dengan kecepatan dan teknik luar biasa. Saya tahu saya harus fokus dan tidak memberinya ruang. Saya sudah mempelajari gaya bermainnya sebelum pertandingan," ujar Verdonk.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Düsseldorf ini menjadi ajang pembuktian bagi Verdonk. Bek yang kini membela klub Excelsior Rotterdam ini menunjukkan kematangan di atas lapangan. Verdonk berhasil melakukan 12 tekel sukses dan 4 intersepsi yang efektif. Statistik ini menunjukkan dominasi Verdonk di sisi kiri pertahanan timnas Belanda.

Kisah Karier Calvin Verdonk

Calvin Verdonk lahir di Rotterdam pada 18 April 1999. Ia memulai karier sepak bola bersama akademi Feyenoord sejak usia 9 tahun. Melalui sistem akademi yang terkenal dengan melahirkan talenta-talenta muda, Verdonk perlahan menunjukkan kemampuannya. Pada 2017, ia dipromosikan ke tim utama Feyenoord.

Setelah tiga musim bersama Feyenoord, Verdonk memutuskan untuk bergabung dengan Excelsior pada 2020. Di klub ini, Verdonk mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain dan berkembang pesat. Performa konsistennya membuatnya menjadi pilihan utama di posisi bek kiri.

Kontribusi Verdonk tidak terlihat hanya dari sisi bertahan. Ia juga mampu memberikan kontribusi di lini serang melalui umpan silang yang akurat dan tendangan sudut yang berbahaya. Dalam musim ini saja, Verdonk telah mencatatkan 3 assist dan 1 gol dari 28 penampilan.

Peluang di Timnas Belanda

Kesuksesan Verdonk di level klub tidak luput dari perhatian pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman. Pada September 2022, Verdonk dipanggil pertama kali untuk bergabung dengan timnas senior Belanda. Debutnya terjadi dalam laga persahabang melawan Polandia yang berakhir dengan skor 2-2.

Dengan adanya cedera pada beberapa bek kiri senior, peluang Verdonk semakin terbuka. Ia harus bersaing dengan nama-nama seperti Daley Blind dan Patrick van Aanholt. Namun, performa apiknya membuatnya menjadi kandidat kuat untuk menjadi starter di posisi tersebut.

"Calvin memiliki kombinasi antara kecepatan, kekuatan, dan teknik yang langka. Ia juga mampu membaca permainan dengan baik. Saya yakin ia memiliki potensi besar," ujar Koeman mengenai sang bek muda.

Pertarungan dengan Kubo

Pertemuan dengan Kubo dalam laga persahabangan menjadi pengalaman berharga bagi Verdonk. Kubo, yang dikenal sebagai salah satu talenta terbaik Jepang, memiliki reputasi sebagai pemain dengan kemampuan menggiring bola yang luar biasa dan akselerasi tajam.

Selama pertandingan, Verdonk berhasil membatasi ruang gerak Kubo. Ia menggunakan kecepatan untuk tetap berada di depan sang striker dan melakukan tekel-tekel yang tepat. Strategi ini memaksa Kubo untuk sering bermain di luar area bahaya.

"Saya tahu Kubo adalah pemain yang berbahaya. Saya harus berhati-hati dan tidak membuat kesalahan. Saya bersyukur karena tim kami berhasil membatasi aksinya," kata Verdonk.

Dengan performa semakin membaik, masa depan Calvin Verdonk tampak cerah. Ia terus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat posisinya di timnas Belanda. Dengan dedikasinya, tidak heran jika sang bek muda ini menjadi pilihan utama di pertahanan Belanda di turnamen-turnamen mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Taufik Syahputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter