Artha Graha Peduli Beri Akses Pengobatan Gratis bagi Warga Kampung Dao
Program kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Artha Graha Peduli telah berhasil memberikan akses pengobatan bagi warga Kampung Dao, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang bertajuk "Bakti Kesehatan Gratis" ini dilaksanakan pada Sabtu (15/7) lalu dan dihadiri oleh ratusan warga setempat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Artha Graha Peduli, Tedy Thohir, menyatakan bahwa akses kesehatan masih menjadi tantangan utama di daerah terpencil seperti Kampung Dao. Menurutnya, keberadaan program ini adalah bentuk nyata komitmen yayasan untuk turut serta mewujudkan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
"Kami sadar bahwa jarak dan keterbatasan fasilitas kesehatan seringkali menjadi penghambat bagi warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu mengurangi beban biaya kesehatan dan memberikan pelayanan prima bagi warga Kampung Dao," ujar Tedy Thohir saat membuka kegiatan.
Pelayanan Kesehatan Komprehensif
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini menyediakan berbagai pelayanan kesehatan komprehensif. Tim medis yang terdiri dari 20 orang dokter spesialis, umum, dan paramedis membuka layanan konsultasi umum, pemeriksaan gigi, pengobatan mata, hingga pemeriksaan penyakit menular seperti diabetes dan hipertensi.
Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan layanan apotek gratis yang menyediakan obat-obatan umum sesuai dengan diagnosis yang diberikan tim medis. Warga juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti pemeriksaan tensi darah, gula darah, dan kolesterol secara gratis. Para peserta yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit juga dibantu oleh tim koordinator.
Sekretaris Yayasan Artha Graha Peduli, Budi Santoso, menjelaskan bahwa penyediaan pelayanan kesehatan gratis ini disertai dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat. "Kami tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga edukasi tentang pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan, dan cara mencegah penyakit. Dengan edukasi ini, kami berharap warga dapat menjadi agen perubahan kesehatan di lingkungannya masing-masing," jelas Budi.
Respons Positif dari Warga
Program ini mendapat respons positif dari warga Kampung Dao. Ibu Siti Aminah (52), salah satu peserta kegiatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis ini. "Sudah lama saya ingin periksa kesehatan karena sering merasa pusing dan tekanan darah tinggi, tapi karena jauh dari pusat kesehatan dan biaya yang mahal, saya terus menunda. Dengan adanya program ini, saya bisa langsung diperiksa oleh dokter dan dapat obatnya secara gratis," ujar Siti dengan penuh syukur.
Begitu pula dengan Ahmad Fauzi (35), warga setempat yang mengikuti pemeriksaan gigi. Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan gratis ini sangat membantu masyarakat pedesaan. "Ketersediaan dokter gigi di sini sangat terbatas, jadi kalau ada gigi nyeri biasanya kita hanya bisa mengobatinya dengan obat tradisional atau menunggu lama untuk ke pusat kesehatan. Dengan program ini, saya bisa langsung diperiksa dan dibersihkan giginya," tambahnya.
Program Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Artha Graha Peduli menegaskan bahwa program ini bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan bagian dari program berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yayasan ini berencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kesehatan warga setelah kegiatan ini guna memastikan dampak positif yang diberikan dapat terus dirasakan.
Program Bakti Kesehatan Gratis ini telah menjadi bagian dari komitmen Artha Graha Peduli dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kesehatan yang merata dan mengurangi angka kemiskinan akibat biaya kesehatan yang tinggi. Sejak berdiri pada tahun 1992, yayasan ini telah melayani berbagai program kemanusiaan di seluruh Indonesia, dengan fokus utama pada pendidikan, kesehatan, dan bencana alam.
Komentar (0)