92 Juta Pekerjaan Terancam Digeser AI pada 2030, Skill Ini Bisa Jadi Kunci Bertahan
Analisis terbaru dari berbagai instansi internasional menunjukkan bahwa hingga tahun 2030, sekitar 92 juta pekerjaan di seluruh dunia akan terancam dihapus oleh teknologi pemrosesan informasi seperti artificial intelligence (AI). Meskipun hal ini mungkin menimbulkan konflik dan ketakutan, ada beberapa keterampilan yang diharapkan dapat membantu para pekerja untuk tetap bersaing di pasar kerja yang berubah.
AI dan Pekerjaan: Tren yang Tidak Dapat Dihentikan
AI dan teknologi pemrosesan informasi lainnya seperti big data dan otomatisasi telah mulai mengguncang berbagai sektor ekonomi. Menurut raport yang diterbitkan oleh McKinsey Global Institute, AI akan mempengaruhi sekitar 800 juta pekerjaan di seluruh dunia dalam dekade mendatang. Dari jumlah ini, sekitar 375 juta pekerjaan diharapkan akan digantikan oleh teknologi, sedangkan sisanya akan berada dalam risiko kehilangan bagian pekerjaan mereka.
Keterampilan yang Diprediksi Bertahan
Bahkan di tengah-tengah pertambahan pekerjaan yang dipengaruhi AI, beberapa keterampilan tetap diharapkan berharga dan penting. Salah satu keterampilan utama yang diharapkan dapat membantu para pekerja tetap bersaing adalah keterampilan emosional dan sosial, yang sering disebut dengan “human skills”.
1. Keterampilan Emosional
Keterampilan emosional seperti empati, keterampilan berkomunikasi, dan pemahaman emosional lainnya diharapkan akan tetap penting. Dalam berbagai konteks kerja, seperti pelayanan konsumen, pendidikan, dan kesehatan, keterampilan emosional akan tetap memainkan peran penting dalam memfasilitasi interaksi yang positif dan efektif.
2. Keterampilan Sosial
Keterampilan sosial seperti kerjasama, keragaman, dan pemahaman budaya akan tetap berharga. Pekerjaan yang memerlukan kerja tim dan interaksi dengan orang lain, seperti manajemen proyek dan karyawan, akan tetap memerlukan keterampilan sosial untuk mencapai kesuksesan.
Pendidikan dan Pengembangan Karir
Untuk menghadapi era AI yang mendatang, penting bagi para pekerja untuk berusaha memperluas keterampilan mereka. Pendidikan dan pengembangan karir yang berorientasi kepada keterampilan emosional dan sosial akan memainkan peran penting. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:
Pembelajaran dan Pengembangan Keterampilan: Mengambil kursus dan program pelatihan yang berfokus pada keterampilan emosional dan sosial.
Beasiswa dan Program Praktik Kerja: Menempuh beasiswa yang berfokus pada pengembangan keterampilan emosional dan sosial, serta mengambil program praktik kerja yang memungkinkan pengalaman kerja yang berarti.
Bekerja dengan Teknologi: Memahami dan menguasai teknologi yang akan mempengaruhi kerja mereka, seperti AI dan pemrosesan informasi, untuk dapat menggabungkannya dengan keterampilan emosional dan sosial.
Waktu yang sekarang adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan diri untuk perubahan yang akan datang. Dengan memperluas keterampilan yang diharapkan akan tetap berharga, para pekerja dapat meningkatkan kesempatan mereka untuk tetap bersaing di pasar kerja yang selalu berubah.
Komentar (0)