10 Stasiun Kereta Tertua di Dunia yang Tetap Beroperasi Sejak Abad ke-19
Perjalanan transportasi rel telah membentuk wajah peradaban modern sejak awal Revolusi Industri. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, beberapa stasiun kereta tertua di dunia masih tetap beroperasi hingga kini, menjadi saksi bisu sejarah transportasi global. Berikut adalah 10 stasiun tertua yang terus melayani penumpang sejak tahun 1830-an.
1. Stasiun Mount Clare, Baltimore, Amerika Serikat
Didirikan pada tahun 1829, Stasiun Mount Clare dianggap sebagai stasiun kereta tertua di dunia yang masih bertahan hingga kini. Stasiun ini merupakan bagian dari Baltimore and Ohio Railroad, jalur kereta penumpang pertama di Amerika Serikat. Meskipun tidak lagi melayani kereta penumpang reguler, Mount Clare kini menjadi bagian dari B&O Railroad Museum, menyimpan artefak bersejarah tentang transportasi kereta api.
2. Stasiun Liverpool Road, Manchester, Inggris
Dibuka pada September 15, 1830, Stasiun Liverpool Road merupakan stasiun kereta penumpang tertua di dunia yang masih berdiri hingga hari ini. Stasiun ini menjadi bagian dari Liverpool and Manchester Railway, jalur kereta antarkota pertama yang menggunakan mesin uap secara rutin. Saat ini, stasiun ini tidak lagi digunakan untuk layanan kereta penumpang reguler, tetapi telah diubah menjadi Museum Sains dan Industri Manchester.
3. Stasiun Crown Street, Liverpool, Inggris
Stasiun Crown Street dibuka pada tahun 1830 sebagai bagian dari Liverpool and Manchester Railway. Meskipun stasiun ini telah ditutup untuk layanan penumpang pada tahun 1836, bangunannya masih tersisa hingga kini. Stasiun ini memiliki sejarah penting sebagai salah satu stasiun awal yang melayani jalur kereta antarkota pertama di dunia.
4. Stasiun Euston, London, Inggris
Stasiun Euston pertama kali dibuka pada tahun 1837 sebagai ujung selatan dari London and Birmingham Railway. Stasiun ini telah mengalami beberapa renovasi besar, termasuk pembangunan ulang total pada tahun 1960-an. Meskipun bangunan asli telah hilang, Euston tetap menjadi salah satu stasiun kereta tersibuk di Inggris Raya, melayani rute ke Midlands dan utara Inggris.
5. Stasiun Paddington, London, Inggris
Stasiun Paddington pertama kali dibuka pada tahun 1839 sebagai ujung barat dari Great Western Railway. Stasiun ini terkenal dengan arsitektur ikonik dan desainnya yang inovatif oleh Isambard Kingdom Brunel. Paddington terus berfungsi sebagai gerbang utama ke barat daya Inggris dan Wales, melayani rute populer seperti ke Bristol, Bath, dan Cornwall.
6. Stasiun Nine Elms, London, Inggris
Dibuka pada tahun 1838, Stasiun Nine Elms awalnya berfungsi sebagai stasiun ujung selatan dari London and Southampton Railway. Stasiun ini telah ditutup dan dibuka kembali berkali-kali sepanjang sejarahnya. Pada tahun 2021, Nine Elms dibuka kembali sebagai stasiun internasional untuk Eurostar, menghubungkan London dengan Paris, Brussel, dan Amsterdam.
7. Stasiun Gare de Saint-Lazare, Paris, Perancis
Stasiun Gare de Saint-Lazare, yang pertama kali dibuka pada tahun 1837, adalah salah satu stasiun kereta tertua di Paris yang masih beroperasi. Stasiun ini menjadi gerbang utama ke barat laut Perancis dan telah menjadi subjek banyak karya seni terkenal, termasuk lukisan Claude Monet. Saint-Lazare terus menjadi salah satu stasiun tersibuk di jaringan SNCF.
8. Stasiun Leipzig Hauptbahnhof, Jerman
Meskipun stasiun utama Leipzig (Leipzig Hauptbahnhof) yang kita kenal sekarang baru dibuka pada tahun 1915, lokasi ini telah menjadi pusat transportasi kereta sejak tahun 1839. Stasiun ini menggabungkan dua stasiun yang lebih tua dan menjadi salah satu stasiun kereta terbesar di Eropa. Dengan 24 jalur kereta dan dua lantai, Leipzig Hauptbahnhof tetap menjadi pusat transportasi penting di Jerman tengah.
9. Stasiun Milano Centrale, Italia
Stasiun Milano Centrale, meskipun bangunannya yang megah baru selesai pada tahun 1931, memiliki akar sejarah yang lebih tua. Jalur kereta pertama tiba di Milan pada tahun 1839, menghubungkan kota dengan Monza. Stasiun yang berdiri di lokasi yang sama telah berkembang pesat dan sekarang menjadi salah satu stasiun kereta terbesar di Eropa, melayani rute domestik dan internasional yang luas.
10. Stasiung Grand Central Terminal, New York, Amerika Serikat
Grand Central Terminal, yang pertama kali dibuka pada tahun 1913, menggantikan Grand Central Depot yang beroperasi sejak tahun 1871. Lokasi ini telah menjadi pusat transportasi kereta di Manhattan sejak tahun 1831 ketelah New York and Harlem Railroad memulai operasinya. Meskipun bangunan saatinya relatif lebih muda, situs Grand Central telah menjadi bagian integral dari sejarah transportasi New York selama lebih dari dua abad.
Stasiun-stasiun tua ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit, tetapi juga sebagai monumen sejarah yang mengingatkan kita pada era ketika kereta api mengubah cara orang bepergian dan berkomunikasi. Keberadaan mereka yang terus berlanjut hingga hari ini menunjukkan pentingnya warisan transportasi dalam membentuk masyarakat modern.
Komentar (0)